Milenial Road Safety Festival Polres Belu Tampilkan 7.650 Penari Likurai Pecahkan Rekor Muri di Perbatasan RI- RDTL

Atambua-  Tarian Likurai pada Penutupan Milenial Road Safety Festival Polres Belu Melampaui Rekor Muri Pemda Belu

Penutupan Milenial Road Safety Festival Polres Belu menampilkan 7650 penari Likurai dari Kabupaten Belu dan Malaka di Lapangan Umum Atambua, Kabupaten Belu, Perbatasan RI-RDTL pada Sabtu (2/2/2019).

Kapolres Belu, AKBP Cristian Tobing menuturkan bahwa kegiatan tarian Likurai ini merupakan sebuah rangkaian Milenial Road Safety Festival Polres Belu. Tujuannya untuk mengangkat kearifan lokal yang ada di Kabupaten Belu.

Penampilan Tarian Likurai ini ternyata berhasil melebihi Rekor MURI yang pernah diraih Pemda Kabupaten Belu dengan menampilkan 6000 penari Liurai pada Festival Fulan Fehan pada tahun 2017 lalu.

Bupati Belu, Wilibrodus Lay memberi apresiasi kepada Kapolri melaui Pores Belu yang telah menampilkan Tarian Likurai di Kabupaten Belu melebihi prestasi Rekor MURI yang pernah diraih Pemda Belu.

“Dua tahun lalu, kita raih rekor muri dengan 6000 penari. Tapi hari ini Kapolres membuat sebuah Rekor Baru dengan menghadirkan 7600 penari Likurai. Karena itu, saya memberi apresiasi kepada Kapolri melalui Polres Belu yang sudah membuat kegiatan ini,” ucap Bupati Belu.

Willy Lay mengatakan bahwa dengan kegiatan ini menjadi panggung bagi kaum milenial untuk mengembangkan bakat yang mereka miliki saat ini.

Beliau juga berharap semoga para generasi milenial bisa menjadi duta untuk mengurangi angka Kecelakaan Lalulintas di kabupaten Belu.

“Mari kita jaga kota Atambua dan Kabupaten Belu ini menjadi Kabupaten yang lebih baik dan mencintai budaya”.

Dandim 1605/Belu, Letkol Czi. Putu Dwika kepada awak media juga menyampaikan apresiasinya kepada Kapolri yang sudah melaksanakan kegiatan Milenial Road Safety Festival Polres Belu di Wilayah Perbatasan RI-RDTL.

Dirinya berharap, semoga kaum Milenial dapat mengambil manfaat dari kegiatan Milenial Road Safety Festival Polres Belu ini.

“Kodim 1605 selalu mendukung semua kegiatan positif yang ada di Kabupaten Belu dan Malaka. Semoga masyarakat bisa mengambil manfaat dari kegiatan ini,” ujar Dandim Putu.

Untuk diketahui, sejumlah pembalap nasional ikut meramaikan Kapolres Belu Milenial Open Road Race yang merupakan salah satu rangkaian acara dari Milenial Road Safety Festival Polres Belu pada tanggal 31 Januari sampai tanggal 2 Februari 2019 di Sirkuit Simpang Lima Atambua, Kabupaten Belu, Perbatasan RI-RDTL.

Kapolres Belu AKBP Christian Tobing melalui pimpinan perlombaan Kapolres Belu Milenial Open Road Race, Brigpol Apolinaris Nuwa saat ditemui awak media menyampaikan bahwa ada enam pembalap Nasional yang akan ikut bertanding di Sirkuit Simpang Lima Atambua. Para pembalap Indoprix ini akan bersaing dengan banyak pembalap daerah yang sudah sangat mengenal arena sirkuit Simpang Lima.

Dikatakan, ada 300 lebih pembalap yang sudah mendaftar ke panitia untuk bersaing dalam Kapolres Belu Milenial Open Road Race. Secara keseluruhan ada 29 kelas motor yang akan dipertandingkan dalam event yang merupakan pencanangan program dari Korlantas Polri termasuk mini GP untuk anak-anak umur 8-12 tahun.

“Kita harapkan semua kegiatan yang akan dilaksanakan mulai hari ini dapat berjalan dengan baik dan bisa sukses sehingga apa yang menjadi latar belakang dari terlaksananya kegiatan ini oleh Kapolres Belu yaitu memberi pemahaman untuk keselamatan berlalulintas terutama bagi kaum Milenial di wilayah hukum Polres Belu dapat tercapai,” ungkapnya. (Ric/boni)