Peserta Diskusi Deseminasi JKN Salut dan Apresiasi Materi Bupati Malaka

Jakarta – Para peserta kegiatan Evaluasi 8 Sasaran Peta Jalan JKN 2014-2018 dengan Pendekatan Realist Evaluation, yang berlangsung di Harris Hotel Jakarta, Kamis (31/1) memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran yang bertindak selaku salah satu pemateri dengan tema Dialog Kebijakan : Menghadapi Jaminan Kesehatan dengan Tata Kelola JKN yang Lebih efektif, transparan dan Akuntabel.

Apresiasi itu diberikan, lantaran apa yang dikatakan Bupati Malaka sangat beralasan khususnya yang berkaitan dengan proses JKN dan pemanfaatannya untuk masyarakat.

“Saya kira apa yang disampaikan pak Bupati Malaka itu sangat tepat dan sesuai dengan fakta di lapangan. Data yang diberikan itu nantinya akan menjadi sarana bagi elemen lain untuk membuat analisa yang berkaitan dengan proses tersebut,” demikian kata Suminto, salah satu pemateri yang bekerja sebagai Staf Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Bahkan menurut Suminto, pikiran yang diketengahkan Bupati Stefanus Bria Seran menjadi titik pijak bagi daerah-daerah lain di seluruh Indonesia.

Sementara itu, menurut Muhammad Subuh, Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Ekonomi Kesehatan, materi yang dibawakan Bupati Malaka disertai data dan fakta di lapangan, merupakan integritas yang tinggi dari seorang Bupati.

“Saya kira apa yang diungkapkan Bupati Malaka adalah integritas yang sangat tinggi untuk menjalankan seluruh program terutama untuk mencapai healthy people. Apresiasi yang sangat tinggi patut diberikan,” ujarnya.

Subuh juga mengaku dengan speed yang sangat cepat di bidang kesehatan terutama di Kabupaten Malaka, dirinya sangat yakin bahwa di bawah kepemimpinannya, Kabupaten Malaka akan sangat berkembang dengan baik di bidang kesehatan, pasalnya Bupati Stef berasal dari lingkaran kesehatan.

Diskusi Deseminasi ini dibuka Prof. Dr. Laksono Trisnantoro dan dipandu Puti Aulia Rahma dari PKMK Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM Jakarta.

Hadir pada acara ini para akademisi, praktisi kesehatan, BUMN dan Pimpinan Perangkat Daerah dari Malaka. (Herryklau/kominfo malaka)