Investasi Garam Malaka – PT. IDK Tidak Melanggar Areal Hutan Lindung

Malaka – Pelaksanaan Investasi Garam Industri di Kabupaten Malaka – Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dilakukan PT. IDK sesuai aturan dan tidak melanggar areal hutan lindung. Penegasan itu disampaikan
General Manager PT. IDK , Joannes Tarigan di Betun-Kabupaten Malaka, Minggu (17/2-2019)

Dikatakannya, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah melakukan peninjauan di areal/lokasi PT IDK di Malaka.

“Kita sudah mendapat surat dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutananan yang mengatakan bahwa dari hasil telahaan Lokasi investasi PT. IDK diluar kawasan hutan dan diluar Peta Indikatif Penundaan Pemberian Ijin Baru sehingga tidak melanggar aturan.

” Didalam investasi garam proses perijinan dan proses konstruksi bisa berjalan paralel sepanjang yang dikerjakan tidak melanggar areal yang dilarang pemerintah” (boni atolan )