Tim Pakar RPM Pantau Perkembangan Tanaman MT I Malaka

Mulai Senin, (25/2) sampai Kamis (28/2) Tim Pakar RPM yang dikomandani Dr.Herry Kotta memantau perkembangan tanaman pangan MT I dan persiapan untuk MT II program RPM di Kabupaten Malaka.

Hari pertama, Senin (25/2) Tim melakukan pemantauan di Desa Lakekun, Kecamatan Kobalima untuk areal tanaman jagung dan padi. Selain di Desa Lakekun, Tim juga melakukan pemantauan di Desa Kereana, Kecamatan Botinleubele untuk komoditas jagung.

Pantauan di lapangan, adopsi inovasi untuk double track jagung dan jajar legowo padi sudah mulai diminati masyarakat, walau belum semua petani menerapkan sesuai anjuran.

i

“Sudah ada kemajuan dalam menerapkan inovasi, terutama pada jagung dengan menanam jagung secara berbaris dan jumlah biji jagung setiap lubang hanya dua, tiga benih. Dibandingkan dengan cara lama yang menanam secara acak dengan jumlah benih per lubang sampai lima, enam biji” jelas Ricardis Sandy yang bertugas mendampingi petani di Desa Lakekun.

Hal yang sama disampaikan pamong tani Desa Kereana, Hilda Bere disela-sela mendampingi Tim Pakar RPM meninjau kebun jagung di Desa Kereana, Senin (25/2).

“Petani senang melihat penampilan tanaman jagung yang bagus. Di Desa ini ada 16 kelompok dan yang telah menerapkan tata tanam double track 7 ha dan tanam baris 96 ha. Lahan yang di traktor tahun 2018 seluas 22 ha. Saya janji musim tanam berikut petani Desa Kereana akan tanam jagung double track 75 persen” jelas Hilda.

Tim akan melakukan pemantauan ke desa dan kecamatan lainnya Selasa sampai Kamis.(boni)