Camat Iukufeu dan Kades Nunponi: Masyarakat Kami Tahun Ini Tidak Lapar

Camat Iukufeu, Laurensius Seran mengatakan itu kepada Tim Pakar RPM ketika berdiskusi di Desa Fatoin dalam rangka pemantauan tanaman jagung MT I Program RPM.

Pernyataan Camat Iukufeu dibenarkan oleh Kepala Desa Fatoin, Nursisius Un yang hadir dalam diskusi tersebut bersama koordinator PPL, PPL, tenaga pendamping TJPS, ketua kelompok tani dan anggota kelompok tani Desa Fatoin.

“Hanya nanti kami diberi benih komposit saja, supaya bisa tahan simpan dan bisa kami jadikan benih” saran Camat Iukufeu.

Hari ini Tim Pakar RPM memantau 4 Kecamatan, yaitu Kecamatan Sasitamean, Iukufeu, Laen Manen dan Malaka Timur. Desa yang sempat dikunjungi dan wawancara dengan Poktan adalah Desa Manlea, Builaran, Naibone, Fatoin, Kapitan Meo, dan Nunponi.

Pantauan di lapangan, baik di kebun maupun di pekarangan semua menanam jagung dan tumbuh dengan subur. Ada tanaman yang siap panen dan ada yang masuk fase pengisian biji.

Dari semua desa yang dikunjungi  30% menerapkan tata tanam jagung double track, 60% baris dan sisa 10% acak. Yang tanam dengan double track dan baris sudah menerapkan 1-2 benih per lubang.

Kepala Desa Nunponi, Alfonsius Yanorius Molo, SH juga menyatakan desanya aman untuk pangan tahun ini.

“Melihat penampilan tanaman jagung di masyarakat kami ini, maka masyarakat kami tidak akan mengalami kelaparan” ujar Kades Nunponi.

“Semua sudah tanam baris dan ada double track, mengikuti petunjuk yang diberi dan produksinya bagus” lanjut Kades Nunponi ketika berdiskusi dengan Tim Pakar di Desa Nunponi, Selasa (26/2). (boni)