Tinjau Kondisi Makosatgas Pamtas, Danrem 161/WS Juga Cek BB Hasil Penggalangan dan Galdup.

Danrem 161/WS Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos didampingi Kasi Ops Korem 161/WS Kolonel Inf Horasman Pakpahan, Kasi Ter Korem 161/WS Kolonel Inf Jems Ratu Edo, dan Kasi Intel Korem 161/WS Letkol Inf Fransiscus Ari Susetio, S.E, melaksanakan kunjungan kerja ke Makosatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN di Desa Eban, Kecamatan Miomaffo Bararat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Selasa (26/2).

Menggunakan Heli Bell 412 TNI-AD, Danrem beserta rombongan tiba di Makosatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN disambut oleh Bupati TTU Raymundus Fernandes, Spt., Dandim 1618/TTU Letkol Arm Roni Junaidi S. Sos., Kapolres TTU AKBP Rhishian Krisna, SH.Sik.MH., serta Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf Hendra Saputra, S.Sos., MM.M.Ipol., dan selanjutnya menerima jajar kehormatan serta tutur adat Natoni dengan pengalungan selendang.

Tujuan kegiatan Danrem beserta rombongan di Makosatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN adalah untuk meninjau kondisi Makosatgas Pamtas serta mengecek barang bukti hasil penggalangan dari masyarakat dan penggagalan penyelundupan yang selanjutnya akan diproses lebih lanjut sesuai prosedur.

“Ini merupakan sebuah usaha dari TNI untuk membantu Pemerintah Daerah dalam menertibkan semua hal yang berbentuk ilegal, tentunya ini juga merupakan hasil kerjasama dari semua aparat mulai dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pos TNI, hingga Pos Polri, sehingga berhasil menggagalkan kegiatan yang bersifat ilegal tersebut yang akan merugikan Pemerintah bahkan masyarakat setempat,” ungkap Danrem.

Dari hasil pembinaan teritorial, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN berhasil menggalang barang-barang yang dilarang untuk dimiliki oleh masyarakat, diantaranya 55 pucuk Senjata, 473 butir Munisi, 1 buah Magazen, dan 1 buah Granade.

Sedangkan untuk barang bukti penggagalan penyelundupan dari Indonesia ke Timor Leste maupun sebaliknya, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN hingga saat ini berhasil mengamankan 2.150 liter BBM, 4 unit Kendaraan Roda 4, dan Sembako berupa 150 Kg Beras 2 dus Mie Instan serta 5 karung pakaian bekas layak pakai.

“Kita perluh melanjutkan kegiatan ini dan juga sangatlah penting untuk kita sebarkan kepada masyarakat bahwa kegiatan ini ilegal dan tidak boleh dilakukan disini, sehingga nanti masyarakat akan lebih mengetahui dan dengan sendirinya bisa membangun ekonominya,” tegas Danrem. (boni)