Penerimaan Satgas Pamtas Pulau Terluar Periode Maret – Desember 2019.

Perlu dipahami bahwa keberhasilan dalam tugas TNI khususnya Pengamanan Pulau Terluar harus dilandasi dengan pengabdian, loyalitas yang tinggi dan jiwa korsa serta adanya dukungan dari masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S, Sos, Selasa (5/03/2019) di Marshalling Area Lantamal VII Kupang dalam upacara penerimaan Satgas Yonif 743/PSY dan Satgas Yonif 2 Marinir Pengamanan Pulau Terluar yaitu Pulau Ndana Rote dan Pulau Batek.

Lebih lanjut dikatakan bahwa tugas ini merupakan suatu kehormatan.

” Tugas ini adalah kehormatan karena tidak semua prajurit TNI mendapatkan kepercayaan untuk menjaga pulau terluar, dalam hal ini Pulau Ndana Rote dan Pulau Batek ” jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Satgas ini akan mengganti Satgas Yonif RK 744/SYB dan Satgas Yonif 1 Marinir yang telah usai melaksanakan tugas pengamanan Pukau Terluar.

Hadir dalam kegiatan ini Danlantamal VII Kupang, Danlanud El Tari Kupang, Kasrem 161/Wira Sakti Danbrigif 21/Komodo, Para Kasi Korem 161/Wira Sakti, Para pejabat utama Lantamal VII Kupang beserta jajaran , Para Danka Balak Aju Dam IX/Udy dan Danyonif 743/PSY.

Hadir juga dalam upacara ini Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161, Ketua Jalasenastri Lantamal VII Kupang, Ketua Pia Ardhya Garini Lanud El Tari Kupang, Ketua Persit KCK Koorcab Brigif 21, yang masing masing beserta dengan pengurus. (boni)