Pius Klau Muti : Harusnya Diaspora Malaka Dukung Pemerintah Bangun Kabupaten Malaka

Malaka – Diaspora Malaka yang menyebar diberbagai daerah di Indonesia dan luar negeri seharusnya bisa memberikan kontribusi positif untuk membangun daerah ini. Bagaimanapun Malaka itu daerah baru yang harus ditata dan dibangun sehingga berbagai pemikiran konstruktif untuk membangun daerah ini sangat diperlukan dari berbagai stake holder termasuk diaspora Malaka.Hal itu hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki hati yang bersih dan niat yang tulus untuk membangun daerah yang masih tergolong baru di provinsi NTT ini. Hal itu disampaikan Tokoh masyarakat Malaka, Pius Klau Muti kepada wartawan di Betun, Selasa ( 19/3-2019)

Dikatakannya, dalam melakukan penataan daerah baru seperti Kabupaten Malaka ini seharusnya semua komponen masyarakat termasuk diaspora Malaka yang menyebar dimana saja harus membantu pemerintah dalam melakukan penataan daerah melalui berbagai pemikiran dan konsep yang disalurkan secara benar dan tidak merusak tatanan yang dibangun.

” Urus daerah baru seperti Malaka itu tidak gampang sehingga semua komponen masyarakat yang memiliki kepedulian harusnya ikut membantu pemerintah, jangan ganggu dan halangi pemerintah dalam melakukan penataan daerah”.

” Kalau mau bantu pemerintah silahkan ajukan konsep pemikirannya dan beri solusi bagi pemerintah melakukan penataan”

” Contoh konkrit selama tiga tahun terakhir Bupati Malaka bersama jajarannya berupaya membuka lapangan pekerjaan untuk generasi muda Malaka melalui optimalisasi tanah yang ada melalui program Revolusi Pertanian Malaka”

“Salah satu pertimbangannya,
banyak sekali angkatan kerja Malaka kerja di luar daerah sehingga potensi lahan yang ada sebagai satu-satunya capital milik rakyat harus dioptimalkan untuk membuka lapangan kerja baru dan percepatan kemakmuran rakyat”

“Dari pengamatan saya sebagai masyarakat apa yang dilakukan pemerintah saat ini merupakan sebuah upaya konkrit untuk melakukan penataan agar akselerasi pembangunan di Malaka bisa memberikan nilai tambah bagi rakyat sehingga sudah sepantasnya berbagai komponen masyarakat memberikan dukungan” (boni)