EMPAT BULAN BERTUGAS, SATGAS PAMTAS 741 KUMPULKAN 66 SENPI DARI WARGA PERBATASAN

Betun —- Pasukan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, Yonif Mekanis 741/GN memang baru empat bulan bertugasdi garis batas dua negara dalam satu pulau Timor ini.

Kendatipun demikian, pasukan Garuda Nusantara yang bertugas di Kabupaten Malaka, Kabupaten Timor Tengah Utara dan Kabupaten Kupang ini telah menoreh beberapa keberhasilan.

Komandan Satgas, Mayor Infanteri Hendra Saputra, S. Sos, MM, M. Ipol mengungkapkan hal itu menjawab pertanyaan awak media usai meresmikan bedah rumah Warga di Kotabiru, Kobalima Timur, Kamis (21/3/2019).

Hendra menjelaskan, hingga saat ini pihaknya telah mengumpulkan 66 pucuk senjata api (senpi) dan ribuan butir amunisi jenis kaliber.

“Selama 4 bulan ini kita sudah kumpulkan dari tangan warga sebanyak 66 pucuk senjata api yang jenisnya tidak patut disebitkan. Selain senpi, ada juga 1145 butir amunisi tajam jenis kaliber, berikut beberapa muhandak dan perlengkapan megazin. Semua diserahkan warga dengan sukarela kepada satgas”, jelas Hendra.

Selain mengumpulkan senpi dan amunisi, Satgas Yonif Mekanis 741/GN pun berhasil menggagalkan berbagai aksi penyelundupan, baik dari Indonesia ke Timor Leste maupun sebaliknya.

“Kita berhasil gagalkan empat unit mobil dan 2245 lite BBM ke Timor Leste dan lima karung pakaian impor yang beruaaha diselundupkan dari Timor Leste”, tukasnya.

Berbagai prestasi tersebut berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab yang dibebankan negara kepada satgas.

Dan keberhasilan dalam melaksanakan tugas tersebut, tegas Hendra, selain merupakan kerja keras prajurit, juga berkat didukung warga masyarakat dan pemerintah setempat yang menerima kehadiran satgas dengan tangan terbuka.*(ama)