Mahasiswa ISI Jogya Studi Kepurbakalaan di Museum Manusia Purba Sangiran

Jogyakarta – Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Seni Pertunjukan FSP ISI Yogyakarta menggelar Studi Kepurbakalaan di museum Manusia Purba Sangiran untuk Pengayaan Ilmu Drama Modern dan Penciptaan Seni.

Tujuan berkunjung ke Museum Manusia Purba Sangiran adalah untuk mempelajari ilmu purbakala, dimana proses terjadi sebuah budaya manusia sehingga menjadi pengkayaan ilmu bagi mahasiswa prodi S1 Pendidikan Seni Pertunjukan agar memiliki bekal yang memadai ketika nanti menjadi seorang guru.
Secara spesifik sesuai mata kuliah drama moderen dan penciptaan seni maka menjadi sebuah penyerapan ilmu pengetahuan kepurbakalaan. Hal itu disampaikan Kajur/Kaprodi Seni Pertunjukan sekaligus dosen matakuliah Drama Modern dan Penciptaan Seni, Dr. Nur Iswantara M.Hum kepada wartawan di Jogyakarta, (23/3-2019)

Dikatakannya, melalui kegiatan yang digelar diharapkan mahasiswa mempunyai pengetahuan yang komperensif. Mahasiswa tidak sekedar menguasai pengetahuan secara teoritik sebab 50% pengetahuan manusia purba ditemukan di Sangiran.

“Dengan kegiatan ini mahasiswa bisa mengetahui bagaimana proses manusia purba itu terjadi dan sebagai pengalaman juga perkembangan dalam meningkatkan kecerdasan mahasiswa agar kelak menjadi pendidik yang bisa mencerdaskan bagi anak didiknya”.

B

Mahasiswa jurusan pendidikan seni pertunjukan, Fahri dan May disela acara kegiatan itu mengatakan sangat terkesan dengan acara yang digelar.

“Kegiatan ini sanggat membantu dan membuka wawasan mahasiswa agar memiliki gambaran menggenal manusia purba sehingga bisa jadi inspirasi dalam pengkaryaan penciptaan seni ” ungkap Mey

“Kita bisa memiliki pengetahuan baik secara teoritis maupun praktis, sebagaimana digambarkan di Museum Purba Sangiran. Dari kunjungan ini kita bisa menimba pengalaman-pengalaman dan nilai dramatik yang di dapat dari manusia purba, menjadi inspirasi didalam penciptaan seni sehingga dapat meciptakan karya seni”.

” Banyak hal yang bisa dipelajari terutama nilai -nilai yang diserap berupa kemampuan masa lalu, hidup masa kini dan bisa menata kehidupan untuk masa depan Mahasiswa ISI Jogya Studi Kepurbakalaan di
Museum Manusia Purba Sangiran”

Studi Lapangan Kepurbakalaan di Sangiran ini juga didampingi Ibu Dra. A. Ratri Probosini, M.Sn, sesjur PSP FSP ISI Yogyakarta. (Ita).