ISI Jogya Gelar Seminar Bangun Kerja Sama MGMP Seni Budaya DIY

Institut Seni Indonesia (ISI) Jogya Prodi S1 Pendidikan Seni Pertunjukan menggelar seminar untuk membuka peluang kerja sama dengan  MGMP Seni Budaya DIY di Jogyakarta,Selasa (26/3-2019).

Ketua Panitia Seminar, Dr. Budi Raharja, M.Hum kepada wartawan disela acara seminar itu mengatakan kemungkinan kerja sama yang diharapkan bisa dalam hal penelitian.

” Para dosen bisa melakukan penelitian yang melibatkan guru-guru seni budaya, mahasiswa yang bekerja sama dengan MGMP Seni Budaya DIY”.

Ketua MGMP Seni Budaya Kabupaten Bantul, Bapak Danang mengatakan
kerjasama yang berkaitan dengan profesionalisme guru membutukan hal-hal yang ada pada kampus misalnya, bagaimana menciptakan karya seni, bagaimana menulis karya ilmiah, bagaimana bentuk pertunjukan karya seni yang terkait dengan seni drama, tari dan musik , bisa juga seni tradisi yang terkait dengan pembelajaran yang dapat menunjang pada profesionalisme guru” .

Kajur PS PSP FSP ISI Yogyakarta., Dr. Drs. Nur Iswantara, M.Hum. dalam kesempatan yang sama mengatakan target dan harapan dari seminar ini pada tahun 2019 harus rill yakni adanya kerjasama secara institusi antara ISI Yogyakarta c.q PS PSP FSP dengan Pemda DIY c.q Dinas Pendidikan dan Olahraga DIY, kota dan di kabupaten.

“Dari seminar ini diharapkan ada rekomendasi yang disampaikan kepada fakultas, institut rektor untuk menindaklanjuti kerjasama agar mahasiswa PS PSP dapat magang/PKL ke sekolah-sekolah di DIY”.

“Jika ada kerjasama dan sinergitas ISI Yogyakarta dengan Pemda di DIY semakin mengukuhkan keberadaan DIY sebagai pusat pendidikan yang berbasis seni budaya”.

“Kita berharap rajutan jalinan kerjasama akan menjadi jembatan komunikasi ISI Yogyakarta dengan Pemda DIY, antar pendidik, PS PSP FSP ISI Yogyakarta dengan MGMP Seni Budaya DIY untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia”.

“Fungsi lainnya meningkatkan kualitas pelaksanaan pendidikan di kampus sehingga mahasiswa mendapat ilmu pengetahuan seni budaya dan setiap guru sesuai kompetensinya akan mendapatkan ilmu secara berhasil guna dan berdayaguna. Intinya saling memberi manfaat dalam jalinan kemitraan yang penuh sinergitas”

Seni Budaya DIY yang diwakili Ketuanya Budi Santoso, S.Pd. berharap bentuk kerjasama dengan Prodi S1 Pendidikan Seni Pertunjukan (PS PSP) Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta sesuai program kerja MGMP Seni Budaya DIY. Misal dalam bentuk pengembangan profesionalisme guru seperti karya ilmiah dan karya seni.

Dikatakannya, kemungkinan yang bisa di kerjasamakan sesuai dengan pengembangan materi-materi yang masih minim atau sedikit dikuasai Guru Seni Budaya untuk penulisan notasi angka dengan menggunakan IT.

“Target yang diharapkan dari semua Guru di MGMP DIY, guru mata pelajaran dapat menguasai materi-materi yang belum dapat terkuasai sehingga proses pembelajaran ada peningkatan dalam pembelajaran yang lebih baik dan benar”.

“Matakuliah Magang atau Praktek Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa PS PSP FSP ISI Yogyakarta membantu belajar mahasiswa dalam permasalahan administrasi pembelajaran, seperti pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang berlaku di DIY”.

“Sementara RPP yang diajarkan tidak semua berlaku di sekolah di DIY. Di MGMP Seni Budaya DIY saja RPP bisa berbeda dengan yang ada di Kotamadya Yogyakarta dan Kabupaten Bantul, Sleman, Kulonprogo, Gunungkidul. Disitulah peluang mahasiswa dapat sebagai tempat untuk praktek magang mengajar atau PKL”. (Ita / Photo @galihwahyu _(wwproduction_ )