Reny Marsanggul Tobing : Pemerintahan Dilan Bukti Jokowi Pemimpin Yang Melayani.

‎Jakarta – Debat Calon Presiden (capres) hari ini diselenggarakan di Hotel Shangrila Sabtu (30/3/2019), Jakarta Pusat. Sementara itu relawan pendukung kedua Capres masing-masing turut menggelar nonton bareng (nobar) di pos kemenangannya masing. Pantauan kami selain di Pos Pemenangan para relawan, nobar juga dilaksanakan di Café dan area publik .

Sekertaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto bersama Wasekjen PDIP yang juga Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menyempatkan diri nobar bersama relawan for Jokowi di Studio For Jokowi, Menteng, Jakarta Pusat.
Hasto dan Ahmad Basarah tiba di lokasi nobar debat capres Studio For Jokowi sekitar pukul 19.00 WIB.

Nobar debat keempat Capres dimaksudkan untuk mengajak relawan dan masyarakat melihat gagasan capres Jokowi dalam menyampaikan narasi-narasi optimis untuk Indonesia.

“Kami datang untuk bersama sama melihat bagaimana debat sebagai kontestasi gagasan, sebagai podium untuk rakyat yang ditampilkan oleh rakyat. Harapan kita Pak Jokowi akan menampilkan gagasan terbaik untuk Indonesia Raya kita,” kata Hasto.

Gagasan Milenial.
Debat malam ini Jokowi tampil tenang dan sangat menguasai materi, disisi lain Prabowo Subianto terlihat tak mampu mengendalikan situasi terkesan emosianal..

Reny Marsanggul Tobing, Calon Legislatif DPRD DKI Jakarta Dapil DKI 4 (Cakung, Pulogadung, Matraman) turut hadir pada nobar bareng relawan pendukungnya mengukapkan, Jokowi tampil berkelas, kali ini satu istilah dimunculkan Jokowi demi menyakinkan kaum milenial. Istilah Pemerintah Dilan yang terdengar asing di telinga kita, malam ini terlontar dari sang petahana.

Pemerintah “Dilan” (Digital Melayani) yang disampaikan oleh Calon Presiden Joko Widodo merupakan salah satu gagasan dalam upayanya mewujudkan good goverment.

Ungkapan Pemerintah Dilan menurut Jokowi adalah semangat pelayanan. Selama ini, pelayanan publik berbelit-belit sehingga rakyat tidak merasa dilayani. Ini bukti bahwa Jokowi adalah tipe pemimpin yang mau melayani.

“Pemimpin yang mampu menghadirkan peran negara adalah pemimpin yang mampu melayani. Karena itu, saya apresiasi program Jokowi supaya pelayanan disederhanakan melalui sistem digital yang memiliki spirit melayani,” ungkap Reny marsanggul Tobing .

Sementara itu Mikhael Umbu Zasa Ketua umum relawan JOMARI Flobamora menilai pernyataan Jokowi untuk meningkatkan pengembangan teknologi relevan dengan perkembangan zaman yang begitu pesat.

Umbu Zasa mengatakan argumentasi Joko Widodo lebih relevan dengan kondisi hari ini, salah satunya adalah soal perang teknologi. Debat kali ini Jokowi masih unggul dan saya yakin masyarakat yang belum menentukan pilihannya mulai berpaling ke petahana, demikian juga kaum milenial, sambung Umbu Zasa sambil meninggalkan kawasan Menteng. (fw)