Terkait Investasi Garam : Bupati Malaka Segera Keluarkan Izin Jika Sudah Ada Rekomendasi Gubernur NTT

Malaka – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran segera mengeluarkan izin lokasi dan izin lingkungan bila sudah ada rekomendasi dari Gubernur NTT. Tidak alasan bagi Bupati untuk menghambat izin tersebut jika perusahaan sudah memenuhi berbagai persyaratan yang dibutuhkan sesuai kajian tim penilai yang sudah mendapat rekomendasi dari Gubernur.
Investasi tambak garam di NTT merupakan program nasional sehingga harus mendapat atensi dari kepala daerah termasuk Bupati Malaka. Kalau sudah ada rekomendasi maka izinnya saya teken. Penegasan itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada wartawan disela acara jamuan makan malam.yang digelar Bupati Malaka bagi kesebelasan tim PSK Kupang di Haitimuk, Minggu (31/3-2019)

Dikatakannya, program investasi garam industri merupakan salah satu program nasional yang ditempatkan di Propinsi NTT dengan salah satu Kabupaten yang ketempatan untuk pelaksanaan investasi garam adalah kabupaten Malaka.

“Jadi tidak benar kalau Bupati akan hambat soal izin. Izin itu akan dikeluarkan jika tim penilai memberikan laporan kepada Gubernur kemudian Gubenur mengeluarkan rekemondasi dan pemerintah daerah mengeluarkan Izin lokasi dan izin lingkungan”.

” Kami lihat Investasi Garam di Malaka merupakan salah satu program nasional yang memiliki nilai strategis. Selain bisa memberikan kontribusi untuk pengurangan nilai impor garam dari luar negeri juga bisa menyerap tenaga kerja di Kabupaten Malaka”

“Sebagai pemerintah salah satu tugas kami bagaimana mengupayakan agar rakyat itu harus makmur dengan mengelola potensi yang dimiliki di daerah ”

” Salah satu potensi dan keunggulan yang dimiliki pemerintah dan rakyat Kabupaten Malaka adalah daerah pesisir pantai dan laut. Kalau dikelola secara baik dan benar maka bisa memberikan nilai ekonomi bagi percepatan kemakmuran rakyat”

“Kita punya potensi tetapi tidak dikelola maka tidak akan bermanfaat bagi rakyat..
“Disitulah peran seorang pemimpin daerah harus mengelola.potensi itu menjadi kekuatan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya, khususnya di Malaka salah satu potensi yang harus dikelola itu tambak garam”

” Garam itu bahan bakunya air laut dan powernya sinar matahari. Selama air laut dan sinar matahari masih ada maka itu menjadi sumber kekayaan bagi daerah dan rakyat”.

” Direncanakan kita akan mengelola tambak garam seluas 5 ribu – 10 ribu hektar menggunakan pendekatan pemerintah dan rakyat menyediakan tanah, selanjutnya investor menyediakan teknologi dan permodalan yang diolah sebagai usaha bersama dengan sistim bagi hasil yang disesuaikan dengan prinsip-prinsip ekonomi”. (boni)