Jokowi Menang 90 Persen di Malaka – Warga Minta Jalan Lintas Selatan Timor Dibangun dan Ditingkatkan

Malaka-Warga Kabupaten Malaka sangat senang bisa memenangkan Paslon Jokowi -Amin dalam hajatan pilpres 17 April dengan prosentase 90 persen di Kabupaten Malaka -Provinsi NTT. Kemenangan ini merupakan wujud kepercayaan rakyat kepada paslon Jokowi-Amin yang dinilai memiliki komitmen membangun hingga pinggiran diberbagai pelosok negeri termasuk di provinsi NTT.

Dalam menyikapi kemenangan Jokowi-Amin warga Kabupaten Malaka menaruh harapan besar bagi bagi kedua kandidat itu untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah selatan pulau Timor.

Edy, S , warga yang bermukim di Kecamatan Kobalima – Kabupaten Malaka perbatasan RI-RDTL sangat yakin dan percaya komitmen kedua paslon itu untuk melanjutkan kebijakan Presiden Jokowi membangun dari pinggiran termasuk jalur selatan Pulau Timor.

” Jalur Selatan Pulau Timor itu merupakan nadi kehidupan warga Pulau Timor yang bermukim di wilayah selatan karena akses jalan itu langsung menghubungkan kota provinsi NTT di Kupang dengan negara RI-RDTL melalui jalur selatan pulau Timor”

Warga Malaka lainnnya, Pisto Regeneration Uyee kepada wartawan mengatakan untuk pembangunan jalur selatan Timor merupakan jalur penting yang harus mendapat perhatian presiden terpilih Jokowi-Amin.

” Ruas jalan Selatan Timor itu jadi kebanggaan warga selatan pulau Timor khususnya Warga Kabupaten Malaka dan TTS ”

“Sejak ruas jalan itu dibuka nadi kehidupan warga kedua kabupaten mulai tumbuh dan berkembang dari tahun ke tahun melalui ruas jalan itu”

“Kalau jalan ini diperhatikan pembangunannya maka akan meningkatkan arus transportasi barang dan orang melewati ruas jalan itu”

Yosman Seran, Warga Malaka lainnya mengatakan akses jalan melalui jalur selatan Timor bisa mendorong percepatan pembangunan pariwisata di daerah ini.

“Kita di Malaka akan mendapatkan akses yang mudah untuk pengembangan sektor pariwisata melalui jalur pantai karena Malaka memiliki potensi laut yang sangat menjanjikan dengan panjang pantai 81 km tanpa tebing dan hanya dibatasi beberapa muara.”

“Akses jalan selatan pulau Timor bisa ditata dan ditingkatkan maka akan akan mendorong usaha pariwisata di bagian selatan Timor baik di Kabupaten Malaka dan Kolbano di Kabupaten TTS” (boni)