Ketua Jurusan Dr.Drs Nur Iswantara Sebut Kunjungan Jurusan Sendratasik Univ Negeri Medan ke ISI Yogyakarta Kunjungan Persahabatan

Yogyakarta – Ketua Jurusan Pendidikan Seni Pertunjukan FSP ISI Yogyakarta, Dr.Drs. Nur Iswantara, M.Hum mengatakan kunjungan Jurusan Sendratasik Universitas Negeri Medan ke ISI Yogyakarta merupakan Kunjungan Persahabatan, kunjungan Silaturahmi dan kunjungan Persaudaraan untuk berbagi ilmu.

Hal itu disampaikan Ketua Jurusan Pendidikan Seni Pertunjukan FSP ISI Yogyakarta, Dr.Drs. Nur Iswantara, M.Hum usai menerima kunjungan mahasiswa dan dosen Univ Negeri Medan di Kampus ISI Yogyakarta, Senin (29/4-2019).

“Ini sebuah kunjungan persahabatan, kunjungan persaudaraan dalam konteks berbagi ilmu karena ini adalah mahasiswa dan dosen dari Program Sendratasik Universitas Negeri Medan”.

” Dalam kunjungan ini mereka memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang tarian Batak”.

‘Sementara itu Prodi Pendidikan SP FSP ISI Yogyakarta memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa dari Medan
tentang pembelajaran seni tari terutama menyangkut model dan gaya tari Keraton Yogyakarta”.

‘ Dari silaturahmi atau kunjungan ini akan ada pertukaran pengetahuan dan keterampilan tari dan seni pertunjukan yang akan dibawakan dalam seminar dan workshop serta pertunjukan oleh kedua institusi pendidikan ini”

“Prinsipnya kita menerima dengan baik kunjungan ini sebagai ajang berbagi ilmu pengetahuan seni dengan harapan kedepan saling bersilaturahmi antara kedua institusi sebagai akademisi dan insan seni’

“Ini akan membangun generasi muda indonesia yang paham akan seni dan budayanya sendiri”

“Kunjungan balik untuk berbagi ilmu dan keterampilan seni itu sangat bagus kedepan tergantung kesepakatan dan dipersiapkan secara matang sehingga dapat bermanfaat bagi kedua institusi’

Ketua Panitia dari Univ Negeri Medan,. Inggit Prasetiawan, M.Sn dalam kesempatan yang sama mengatakan tujuan kedatangan ke ISI Yogyakarta untuk menimba ilmu sekaligus
mengenalkan budaya Sumatera Utara yang memiliki 8 etnis lokal yakni batak Toba, Karo, Simalungun,.Dairi dan Mandeling. Ditambah dengan budaya Nias, Sibolga Pesisir dan Melayu

“Dalam pertemuan ini kita harapkan ada pertukaran ilmu pengetahuan seni dan budaya agar mahasiswa kami dari Medan dapat menimba ilmu dari mahasiswa ISI Yogyakarta ”

“Kita saling memberi dan menerima untuk memperkaya ilmu pengetahuan dibidang Seni Pertunjukan dan budaya untuk saling memperkaya ilmu”.

“Dalam pertemuan ini kita akan tampilkan 5 Kuak Batak yang merupakan etnis utama dari Sumatera Utara”.

“Kita saling menukar ilmu terkait budaya melalui work shop dan Seminar serta pertunjukan yang ditampilkan”

” Selama ini kita juga pelajari tari Nusanrara 1-3 seperti Jawa, Sunda , Bali, Aceh, Padang dan Sulawesi sehingga kami datang kesini
untuk memperbaiki dan menyempurnakan tari nusantara yang kami pelajari di Kampus”

‘Kami berharap kedepannya kita tetap membangun hubungan baik dengan ISI Yogyakarta dibidang keilmuan dan lembaga pendidikan lainnya untuk memajukan proses pembelajaran Sendratasik di Medan”

‘Kita harapkan melalui pertemuan hari ini bisa dapatkan sesuatu yang bisa dibawa pulang ke Medan melalui kegiatan Workshop, Seminar dan Pertunjukan yang digelar anak-anak ISI Yogyakarta”.

Hadir dalam acara pertemuan itu , Ketua Jurusan Pendidikan Seni Pertunjukan FSP ISI Jogyakarta, Dr.Drs. Nur Iswantara, M.Hum, Dekan Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni indonesia Yogyakarta Prof.Dr.Hj. Yudiaryani, M.A. , Ketua Panitia, Drs. Inggit Prasetiawan, M.Sn, Koordinator Jurusan Sendratasik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan,. Dra. Ruth Hertami Dyah Nugraha Ningsih, M.Si.,Ph.D. dan para dosen pembimbing Jurusan Sendratasik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan juga dihadiri bapak/ ibu dosen Pendidikan Seni Pertunjukan Yogyakarta dan mahasiswa kedua lembaga pendidikan itu .(ita)