Tokoh Agama Kecamatan Laenamnen Tolak People Power dan Ajak Warga Tidak Terprovokasi

Malaka – Tokoh agama dan tokoh masyarakat di kecamatan Laenmanen, kabupaten Malaka sepakat menolak gerakan people power. Tokoh agama mengajak masyarakat untuk menerima hasil Pemilu 2019.

Tokoh agama dan masyarakat sepakat untuk menjaga perdamaian dan persatuan umat di Laenmanen, usai Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan Romo. Bernadinus Humoen, PR setelah di komfirmasi wartawan siang ini

Dikatakannya, semua pendukung calon presiden bersedia menunggu dan menerima hasil yang diputuskan KPU. Tanpa melakukan gerakan-gerakan yang menyebabkan situasi tidak kondusif.

Demi terjaganya kondusifitas wilayah tetap aman dan kondusif, tokoh Agama mengimbau kepada seluruh masyarakat Kec. Laenmanen untuk tidak ikut -ikutan dalam gerakan people power,”

Kemudian tidak mengintimidasi atau melakukan aksi-aksi untuk membangun opini tanpa berdasarkan fakta, Menurutnya itu akan menyesatkan publik.

Tokoh agama menambahkan, Perbedaan pilihan merupakan hal biasa dalam demokrasi. Jika salah satu pihak merasa keberatan terhadap hasil penghitungan, ada mekanisme yang dapat ditempuh.
Yakni gugatan melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

Masyarakat harus bersatu menjaga situasi keamanan dan kenyamanan usai Pemilu ini. Siapa pun pemimpinnya, kita harus mendukung, semoga dapat membawa bangsa ini lebih maju.

Masyarakat atau umat harus menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah kita agar aman kondusif dan lebih maju. Ucap Romo. Bernadinus humoen PR setelah di konfirmasi. (ed)