Distan Malaka Mulai Persiapkan Lahan Untuk Tanam Bawang Merah

Malaka – Dinas TPHP Kabupaten Malaka mulai melakukan pengolahan lahan untuk budi daya bawang merah di Malaka.

Pengolahan lahan hingga hari ini baru mencapai 20 ha dan belum ada kemajuan karena masih terkendala hujan.

Dalam beberapa hari kedepan pengolahan lahan bisa dilanjutkan termasuk pembedengan bila cuacanya mendukung.

Kepala Dinas TPHP Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak mengatakan hal itu kepada wartawan di Betun, Rabu (22/5-2019).

“Hari Senin lalu dinas sudah mengalokasikan 12 traktor untuk olah lahan petani di tiga kecamatan yakni Malaka Barat, Weliman dan Kecamatan Malaka Tengah, namun pengolahan lahan itu tertunda karena cuaca di lapangan masih hujan”

“Untuk mengakali pengolahan lahan kita gunakan alat Cultivator untuk melakukan pengolahan dan pembedengan pada lahan yang sudah pernah diolah”

“Hingga hari ini kita sudah olah lahan seluas 20 ha di desa Fafoe dan desa Oan Mane -Kecamatan Malaka Barat dengan sarana Cultivator untuk membuat pembedengan”

“Kita harapkan dalam satu dua hari kedepan cuaca bisa cerah untuk lanjutkan pengolahan lahan dengan traktor besar termasuk pembedengan”

Camat Malaka Barat, Efraim Bria Seran kepada wartawan mengatakan pihaknya tetap melakukan pemantauan di lapangan terkait penyiapan lahan untuk penanaman bawang merah di wilayahnya.

“Dalam pantauan kami para petani sudah membersihkan lahannya untuk diolah traktor dan pembedengan guna budidaya bawang merah di Malaka Barat”

” Kita harapkan cuaca bisa kembali cerah supaya lahan petani bisa diolah”

“Kita sangat optimis budidaya bawang merah yang dicanangkan Bupati SBS melalui program RPM di Malaka Barat bisa sukses dan bermanfaat bagi rakyat”

“Selama ini program RPM khususnya komoditi bawang merah di Malaka Barat sangat berhasil dan rakyat sudah merasakan dan menikmati manfaat program itu selama beberapa tahun terakhir”

” Melalui program itu rakyat merasa terbantu karena mereka berkelimpahan makanan sesuai tujuan program RPM seperti yang dicanangkan Bupati SBS” (boni)