Bupati Malaka Opimis Malaka Juara El Tari 2019

Malaka – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengatakan Skuad PS Malaka berpeluang menjuarai ETMC 2019 karena banyak faktor yang sangat mendukung tim ini.

Selain mempersiapkan diri dengan baik dalam waktu yang memadai, juga memiliki banyak keuntungan dalam perspekif sepak bola semuanya dimiliki tim PS Malaka.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengatakan hal itu saat mengukuhkan dan mengutus Tim PS Malaka yang digelar di Haitimuk, Rabu (3/7-2019)

Dihadapan Ketua DPRD Kabupaten Malaka sekaligus sebagai Ketua Askab PSSI , Sekda, pejabat perangkat daerah,. Pelatih, asisten pelatih dan para pemain Bupati SBS mengatakan dirinya sangat yakin PS Malaka akan menjadi tim yang baik selama pertandingan ETMC 2019 di Kabupaten Malaka.

” Hari ini kita berkumpul disini untuk mengukuhkan dan mengutus PS Malaka dalam kegiatan ETMC ke -29 tahun 2019 di Kabupaten Malaka”

“Saya sangat percaya dan yakin tim PS Malaks akan menjadi tim yang baik seperti yang disampaikan Ketua Askab PSSI Kabupaten Malaka, bahwa semua keuntungan dalam sudut pandang dan perspektif sepak bola dimiliki PS Malaka yakni Main di kandang sendiri, main di lapangan yang sudah familiar , saat bermain ditonton keluarganya sendiri dan semua kekuatan diluar lapangan sepak bola dimiliki kesebelasan PS Malaka”.

“Jadi kesempatan emas ini kalau tidak digunakan dengan baik hanya karena dua alasan yakni pertama karena bodok dan yang kedua karena sial”

Dalam kesempatan itu bupati Malaka yang dikenal sangat ‘gila bola’ itu mengisahkan tentang keberhasilan Pemerintah Brasil mengatasi krisis moneter yang berkepanjangan dengan cara menjaga kebanggaan rakyat Brasil akan sepak bola sebagai salah satu aset negara yang harus dijaga karena menjadi aset yang membanggakan rakyat Brasil secara turun temurun.

Dikatakannya, pada tahun
1997 ketika krisis moneter melanda dunia, perekonian hancur, semua pada bingung , negara-negara pada bingung , stabilitas politik terganggu.
Setiap kepala negara harus menyusun srategi agar pemerintahannya tidak runtuh , tidak goyah dan rakyat tetap percaya kepada pemerintahnya agar dapat mengatasi krisis.

” Semua negara menggunakan pendekatan ilmu ekonomi , ilmu pembangunan dan ilmu sosial. Tetapi presiden Brasil menggunakan pendekatan olah raga” .

” Dalam rapat kabinet presiden memerintahkan pada kabinetnya dengan mengatakan dunia lagi mengalami goncangan ekonomi, rakyat sangat cemas dan pemerintahan bisa jatuh karena rakyat tidak percaya kepada pemerintah untuk atasi krisis dan goncangan ekonomi yang sangat dasyat”

Oleh karena itu Presiden memberikan terapi bahwa semua komponen masyarakat boleh terganggu karena krisis ekonomi yang berkepanjangan tetapi olah raga sepak bola jangan terganggu karena hal itu menjadi kebanggaan rakyat Brasil”

” Presiden saat itu memberikan tips kepada seluruh anggota kabinet,
walau ada goncangan ekonomi yang hebat tetapi satu hal yang perlu dijaga yakni olah raga sepak bola karena menjadi kebanggaan rakyat rakyat Brasil secara turun temurun”. ( boni)