Bupati Malaka Sebut Aura dan Aroma Sepak Bola Lebih Kuat Dari Gempa Bumi Terdasyat Sekalipun

Redaksi

Malaka – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengatakan olah raga sepak bola memiliki aura dan aromanya lebih dari gempa bumi terdasyat sekalipun.

Bola ternyata memiliki kekuatan mistik dan dasyat dan tidak bisa dijelaskan dengan ilmu pengetahuan apapun.

Melalui ETMC kita bisa membangun persaudaraan dan kebersamaan bagi anak-anak di provinsi NTT.

Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran saat mengukuhkan dan mengutus Tim PS Malaka untuk bermain di ajang ETMC 2019, yang digelar di Haitimuk, Rabu (3/7-2019)

Bupati mengatakan ETMC 2019 adalah olah raga sepak bola yang memiliki aura dan aromanya lebih kuat dari gempa bumi terdasyat sekalipun

“Orang di desa yang hidup
di pedalaman sekalipun yang tidak punya listrik mereka hidup gotong royong menjual kekayaannya untuk bisa menonton bola. Mereka berani jual sapi untuk bisa beli generator, TV dan parabola sehingga bisa nonton siaran langsung pada dini hari padahal bukan timnya yang main”

“Lantas apa yang menarik dari sepak bola?
Pada hal bola itu bahannya dari kulit sapi yang beratnya tidak sampai satu kg”.

“Didalam sepak bola orang sampai berkelahi untuk memperebutkan kulit yang didalamnya terdapat hampa udara dan kosong tetapi orang-orang berusaha merebut bola saat bermain”.

“Pertanyaannya ini ada apa? Jawabannya, bola itu bulat , penuh mistik. Kalau sampai orang tergila-gila dengan bola tolong jangan marah orang itu karena sepak bola itu punya kekuatan gaib yang luar biasa yang tidak bisa dijelaskan dengan pendekatan ilmu pengetahuan manapun”.

“Orang dari Sika datang dari jauh, tiba dini hari di Malaka hanya karena bola yang bulat itu”.

“Ada dimana seorang Bupati, sekda dan kepala Perangkat Daerah mau skop pasir, pasang gorden, angkat tempat tidur , potong dan gergaji kayu untuk siapkan penginapan kontingen? Hal itu dilakukan supaya para pemain mendapatkan tempat tinggal yang nyaman supaya dapat beristirahat agar fit sehingga dapat bermain dengan baik dilapangan hijau yang dampaknya memberikan hiburan kepada penonton. Jadi muaranya membahagiakan sesama dan bermuara untuk menyenangkan orang lain”.

“Didalam perbuatan menyenangkan orang lain itu adalah orang-orang yang menjalankan perintah yang diberikan Sang Pencipta. Menciptakan manusia untuk saling mengasihi dan menyayangi satu dengan yang lain”.

“Kita mengasihi penonton sepak bola dengan membangun infrastruktur yang baik, menyambut para tamu dengan baik agar mereka dapat menyuguhkan pertandingan yang baik dan berkualitas sehingga rakyat terhibur. itu maknanya sepak bola”.

“Lebih dari itu negara kita negara besar yang sedang digoyang perpecahan oleh orang-orang yang senang supaya kita pecah”.

“Kita harapkan anak-anak di Provinsi NTT supaya harus bersatu, tidak boleh berkelahi dan tidak boleh terhasut . Kita kumpulkan mereka gunakan bingkai nama pemimpin NTT, Bapak El Tari supaya anak-anak mengatakan bahwa inilah pemimpin kita, simbol kepemimpinan NTT yang dikemas dalam sebuah perhelatan sepak bola yang memiliki kekuatan dasyat supaya anak-anak generasi kita mereka tahu bahwa orang Malaka, PS Malaka bersaudara dengan Sikka, bersaudara dengan Lembata,.bersaudara dengan orang Sumba, Alor dan Kabupaten/Kota lainnya. Buktinya mereka berkumpul bersama, bermain bersama. Itu buktinya orang bersaudara”.

“Melalui ETMC kita bisa membangun persaudaraan dan kebersamaan bagi anak-anak di provinsi NTT”. (boni)