SBS Roh Kebangkitan Tim PS Malaka U 17 di Ende (Catatan Wartawan Boni Atolan Dari Ende)

Ende-Kehadiran Bupati Malaka, StefanusBria Seran di Stadion Marilonga Ende dalam pertandingan anak-anak PS Malaka VS Persim Manggarai Minggu malam kemarin membawa roh kebangkitan baru bagi kesebelasan Manu Meo Malaka dan menyita perhatian pengunjung stadion.

Kehadiran Bupati SBS yang “gila” bola ini membawa semangat baru bagi anak-anak Malaka di Stadion Marilonga.

Sesuai jadwal yang dikeluarkan PSSI NTT kesebelasan Manu Meo Malaka dalam pertandingan kemarin bermain dalam pertandingan ketiga tepatnya Pukul 21.00 Wita.

Satu jam sebelum waktu pertandingan dimulai Bupati SBS sudah berada di tribun kehormatan Stadion Marilonga Ende dan terlihat duduk bersama Sekjen PSSI NTT, Lambert Ara Tukan serta beberapa Pejabat asal Kabupaten Ende.

Tiga Puluh menit sebelum pertandingan dimulai Bupati SBS terlihatc turun dari tribun kehormatan dan berjalan menuju lapangan dan menyalam para pejabat PSSI dan Para official Persim Manggarai.

Tidak hanya itu, Bupati SBS dengan gayanya yang khas menghadap ke lapangan pertandingan, terlihat menunduk dan tangannya menyentuh garis putih di lapangan dan terlihat merenung entah apa yang dilakukan.

Setelah menyentuh garis putih di lapangan Bupati SBS terlihat berdiri tegak dalam sikap yang sempurna menengadah ke langit sambil mengangkat kedua tangannya dan melambaikannya ke langit yang diayunkan beberapa kali.
Usai melambaikan tangan SBS berjalan menyusuri garis putih di pinggir lapangan selanjutnya menuju banz Pemain PS Malaka.

Aksi SBS itu ternyata menyita perhatian dan pertanyaan dari para penonton di Stadion.

Karena penasaran saya mencoba mendekati SBS mempertanyakan apa yang dilakukan tadi dan ternyata jawabannya simpel saja.

“Tadi saya mohon ijin kepada alam disini supaya pertandingan malam ini antara anak-anak Malaka VS Persim Manggarai benar-benar dilindungi dan diberkati Tuhan dan leluhur termasuk para penonton dan wasitnya supaya diberkati”

“Masyarakat NTT itu masyarakat yang beradab dan meyakini tradisi dan adat istiadat sehingga sudah selayaknya mohon ijin dan restu para leluhur di Kabupaten Ende sebelum sebuah hajatan yang berskala regional dilakukan”

Hal yang sama biasa dilakukan Bupati SBS saat pertandingan tim Malaka pada hajatan ETMC 2019 di Kabupaten Malaka.

Sebelum pertandingan biasanya Bupati SBS melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan saat tim Malaka bertanding atau tim tamu yang bertanding terutama dalam cuaca yang kurang bersahabat yang diprediksi mengganggu situasi pertandingan.

Urusan alam bagi seorang Bupati SBS merupakan hal yang biasa . Dalam menggelar hajatan diluar gedung seperti pelantikan pejabat di pantai terbuka hal seperti ini sudah biasa dilakukan. Bupati SBS bisa menjinakkan cuaca yang ekstrim seperti angin dan hujan sehingga hajatan berjalan aman dan lancar tanpa hambatan.

Bupati SBS mengatakan bersahabat dengan alam itu sangat baik dan bisa dilakukan oleh siapa saja. ” Dalam tradisi gereja Katolik sangat menghormati alam. Terbukti setiap tahun gereja Katolik di seluruh dunia merayakan Pesta Kristus Raja Alam Semesta dalam Pesta Kristus Raja”, tandas SBS kepada wartawan. (boni)