Perseftim Juara Group B – Taklukan PSKK Kupang 4-0

Ende- Perseftim  Flores Timur pada partai terakhirnya di grup B Soeratin Cup 2019 melawan PSKK Kupang membungkam  anak – anak Kupang  empat gol tanpa balas. Pesta gol dari anak – anak Flotim pada pertandingan kedua, Kamis (17/10) malam di Marilonga,  lahir dari kaki Viktor (18) dua gol, sang kapten Agustinus (19) dan gol  penutup dari kaki Theofilus (14).


Kemenagan empat gol tanpa balas ini menjadi partai penutup  grup yang indah karena anak- anak Flotim mewujudkan mimpi atau target  awalnya menjadi juara grup B. Perseftim Flores Timur  keluar sebagai juara grup B dengan koleksi poin 10 dari tiga kali menang dan satu kali  seri.

Pelatih Perseftim, Gill Rosi mengatakan bahwa dirinya bangga dengan penampilan anak asuhnya di partai terakhir karena bermain maksimal dan menguasai pertandingan.

Dikatakanya bahwa tim pelatih juga puas karena berhasil meraih target awal yaitu keluar  sebagai  juara grup B dan mengalahkan tuan rumah Perse Ende. Namun Gill tetap mengharapkan anak- anaknya tampil konsisten  pada babak delapan besar.

” Anak – anak menunjukkan permainan yang luar biasa dan menang sehingga mencapai target awal. Kita harapkan mereka tidak puas dengan hasil ini tetapi menjaga semangat  ini pada pertandingan delapan besar,” katanya.


Delapan Tim yang  sudah memastikan  diri berlaga di babak delapan besar antara lain Bintang Timur Atambua, Persematim , Perseftim, Perse, Persap Alor, PS Malaka, Persebata dan PSK Kupang.

Pertandingan partai delapan besar akan mulai digelar pada Sabtu (19/10) sore.dan Minggu (20/10)

Pada pertandingan pertama Bintang Timur   vs Perse  dan Perseftim vs Persematim. Sementara pada Minggu (20/10) Persap Alor vs Persebata dan PS Malaka vs PSK Kupang.

Pada partai yang digelar Kamis (17/10) malam antara Perse vs  Persesba, pertandingan tidak berjalan hingga selesai. Persesba melakukan aksi mogok dan menarik semua pemain dari lapangan pada menit ke 78 karena tidak menerima keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Perse. Aksi mogok  ini mengecewakan penonton yang menyaksikan partai ini. Aksi mogok ini dilakukan saat kedudukan 1- 1. Dengan demikian setelah menunggu 2 x 15 menit sesuai aturan dan tim Persesba tidak masuk ke lapangan maka pertandingan itu dinyatakan berhenti dan dimenangkan oleh  Perse dengan skor 4-1 untuk  Perse Ende. (ran/berbagai sumber)