Perse Ende – Manggarai Timur Rebut Tiket ke Semifinal Soeratin Cup

Ende – Tuan rumah Perse Ende kesebelasan pertama yang memastikan diri maju ke babak Semifinal Soeratin Cup setelah dalam pertandingan pertama secara dramatis mengalahkan Bintang Timur Atambua melalui drama adu pinalti dengan skor 5 – 4 bagi kemenangan tuan rumah.

Sementara itu dalam pertandingan kedua di Stadion Marilonga Ende Juara bertahan Perseftim Flotim harus mengakui keunggulan Persematim Manggarai Timur dalam pertandingan 2×45 menit dengan skor 3-1 untuk keunggulan Manggarai Timur. Dengan kemenangan itu Manggarai Timur berhak maju ke babak Semifinal melawan pemenang PS Malaka VS PSK Kupang yang akan bertanding besok Minggu (20/10-2019).

Seperti disaksikan media ini
Pertarungan panjang terjadi pada babak knouk out yang mempertemukan tim tuan rumah Perse Ende berhadapan dengan Bintang Timur Atambua. Partai hidup mati antara kedua tim ditentukan lewat drama adu penalti. Laskar Kelimutu akirnya melangkah sebagai tim pertama yang lolos kebabak semifinal dengan kemenangan 5-4 atas Bintang Timur.

Tampil dihadapan ribuan pasang mata penggila bola Kabupaten Ende, Persemania, Laskar Kelimutu diawal babak pertama kehilangan roh permainan. Publik tuan rumah pun kecewa setelah Bintang Timur Atambua pada menit-menit awal babak pertama berhasil mendikte dan memaksa Laskar Kelimutu bermain diareal pertahannya sendiri.

Pada menit ke tiga puluh lewat satu serangan balik cepat, Laskar Kelimutu berhasil unggul lewat gol yang diciptakan Elenterius Teni (18). Lepas dari pengawalan trio pemain bertahan Bintang Timur, Elenterius langsung melepaskan tendangan setengah volley dari luar kotak penalti yang tidak mampu di blok oleh penjaga gawang Bintang Timur, Alexander Aprilio.

Tersentak dengan gol yang diciptakan tim tuan rumah, anak-anak Bintang Timur langsung merespons balik. Lewat satu serangan balik cepat dengan skema kerja sama yang dibangun dari lini belakang, Laskar Perbatasan Bintang Timur berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke 31.

Memanfaatkan kelengahan sektor kanan pertahanan Perse Ende, Deston Bety yang berdiri bebas tanpa pengawalan langsung menaklukan Penjaga gawang Perse Ende, Hendry Soeprapto. Kedudukan kembali berimbang untuk kedua tim.

Berhasil menyamakan kedudukan, Laskar Perbatasan semakin mendominasi jalannya babak pertama. Tim tuan rumah sepertinya diajarkan cara bermain bola. Kerja sama antar pemain dari lini kelini membuat laskar Kelimutu tidak bisa mengembangkan permainannya.

Pada menit ke 39 sayap kanan lincah Bintang Timur, Bento Gomez berhasil melepaskan tendangan keras dan merobek jala tim tuan rumah untuk kedua kalinya. Memanfaatkan kesalahan penjaga gawang Perse Ende yang sudah meninggalkan gawangnya, Bento Gomes melepaskan tendangan voly dan berhasil menaklukan penjaga gawang.

Tertinggal dua gol, Laskar Kelimutu semakin terpuruk. Bintang Timur berhasil mendikte permainan tim tuan rumah dan mempertontinkan permainan cantik yang membius suporter tuan rumah Perse Mania. Skor pun tidak berubah untuk keunggulan Bintang Timur 2-1. Hingga wasit utama Abdul Syukur yang dibantu asisten wasit satu Mohamad Wongso dan asisten wasit dua Engga Diaz meniup peluit tanda jeda pertandingan, kedudukan tidak berubah Bintang Timur unggul sementara atas Perse Ende, 2-1.

Tertinggal satu gol dibabak pertama, pelatih Perse Ende, Rizaldi Ambuwaru menarik dua pemainya dan memasukan dua tenaga baru. Hasilnya permainan anak-anak Marilonga kembali terlihat hidup. Tekanan mulai dilakukan Laskar Kelimutu ke jantung pertahanan Bintang Timur yang dikawal Capten Tim Crespo Hale dan Herionocio Verdial.

Pada menit ke 48 striker Perse Ende yang kesulitan menembus barisan pertahanan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Tendangan Stiker Perse (9) Muhamad Aliman hanya membentur mistar gawang. Tekanan yang dilakukan Laskar Kelimutu membuahkan hasil. Pada menit ke enam puluh, Perse Ende mendapat hadiah pinalti akibat pemain belakang Bintang Timur menyentuh bola didalam kotak pinalti.

Libero Perse Ende, Mirzal Rafli (10) yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukan penjaga gawang Alexander Aprilio. Skor pun kembali imbang untuk kedua tim.

Pada menit ke 80 babak kedua pertandingan sempat dihentikan menunggu lampu stadion dinyalahkan. Setelah pertandingan dilanjutkan kembali, Laskar Kelimutu terlihat mulai mendikte jalannya pertandingan. Sayangnya hingga wasit utama Abdul Syukur meniup peluit panjang kedua tim tetap berbagi angka 2-2.

Hasil imbang yang diperoleh kedua tim, memaksa pertandingan harus dilakukan perpanjangan waktu 2×15 menit. Pada masa perpanjangan waktu kedua tim saling mengejar keunggulan dengan saling berbagi serangan yang sesekali merepotkan barisan pertahanan. Kondisi kelelahan yang dialami kedua tim membuat perrandingan terlihat lebih banyak disektor tengah lapangan. Kedua tim pun lebih banyak melakukan pelanggaran akibat terkurasnya stamina pemain. Pada masa perpanjangan waktu ini, kedua tim tetap berbagi angka 2-2.
Untuk mencari satu pemenangan yang berhak melangkah ke babak semifinal, pertandingan harus dilakukan dengan uji tendangan pinalti. Pada adu tos-tosan ini tim tuan Rumah Perse Ende dinaungi dewi fortuna. Tiga penendang Perse Ende berhasil menyarangkan bola kedalam gawang PS Bintang Timur. Sedangkan lima penendang PS Bintang Timur, hanya dua penendang yang berhasil menaklukan penjaga gawang Perse Ende, Hendry Aoeprapyo. Laskar Tuan Rumah Perse Ende, berhasil keluar sebagai pemenang dan lolos kebabak semifinal dengan menundukan PS Bintang Timur 5-4.

Sementara pada pertandingan partai kedua yang mempertemukan tim juara bertahan Laskar Lewotana Perseftim Flores Timur harus mengakui keunggulan Persematim Manggarai Timur dengan skor 1-3 untuk keunggulan Persematim Manggarai . (ra/boni)