Copa Flobamora : Maumere FC dan Alor Selection, Siapa Lolos Dari Grup A ?

Turnamen Copa Flobamora I tahun 2019 kini memasuki pertandingan ke dua di masing-masing grup. Copa Flobamora yang teleh dibuka oleh Viktor Manek Kepala Badan Penghubung NTT tanggal 26 Oktober 2019 diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Propinsi Nusa Tenggara Timor ke 61. Turnamen yang dilksanakan di GOR Ciracas dan Lapangan Yonkaf 7 Kodam Jaya Cijantung (sabtu-minggu) berlangsung dari tanggal 26 Oktober – 21 Desember 2019, dikuti 20 tim yang mewakili 20 Kota/Kabupaten di Nusa Tenggara Timur.
Memasuki putaran ke dua dimasing-masing grup mulai nampak kekuatan masing-masing tim sehingga hasil pertandingan di putaran ke dua grup bisa menggambarkan tim mana saja yang berpeluang maju ke babak 8 besar.
Grup A sabtu 9 November 2019 akan mempertemukan Manu Meo Malaka vs Kupang FC Kabupaten Kupang, dan Alor Selection vs Maumere FC. Grup B yang akan bermain hari minggu 10 November 2019 akan mempertemukan PS Ngada vs Lembata FC dan IKBS FC Sumba Timur vs Belu FC.


Tampil perdana Manu Meo FC akan menghadapi superior Kupang FC yang merupakan tim unggulan di grup A. Hasil seri yang diraih Kupang FC pada laga pembukaan melawan Alor Selection tentu akan memotivasi mereka untuk tidak kehilangan poin di laga keduanya.
“Ini laga perdana dan kami akan tampil dengan kekuatan penuh untuk memenangkan laga lawan Kupang FC. Manu Meo akan menyandingkan Piala El Tari Memorial Cup dengan Copa Flobamora”, tegas Edmundus Klau Manejer Manu Meo FC.

Sedangkan bagi Kupang FC memenangkan laga kedua wajib hukumnya jika ingin melangkah ke babak selanjutnya. Jika seri apalagi kalah peluang mereka akan sangat berat.

“Pertandingan ke dua akan kami tuntaskan dengan senyum bahagia, karena salah satu lawan terberat di grup ini bisa kami atasi walaupun dengan hasil seri. Kami telah melakukan evaluasi dan persiapan yang cukup untuk menghadapi pertandingan sabtu ini”, tegas Renold salah satu pemain senior Kupang FC.

Partai yang tak kalah menarik pertemuan antara Maumere FC sebelumnya bernama Nian Tana FC versus Alor Selection. Menarik untuk disaksikan karena Alor Selection diperkuat mayoritas anak-anak muda dari Sikka yang punya skill dan stamina diatas rata-rata. Berbekal segudang pengalamam Maumere FC ingin mengamankan satu tiket di grup A. Duel ini menjadi pertarungan adu tak tik dua pelatih kawakan dari Sikka, Manche Kota Maumere FC dan Fendy dari Alor Selection. Siapa yang bakal lolos dari grup A, Maumere FC atau Alor Selection, atau bisa jadi Kupang FC atau kuda hitam Manu Meo.

Partai hari minggu (10/11/2019) tak kalah seru, PS Ngada Jakarta sebagai tim unggulan akan tampil perdana menghadapi anak-anak Lembata yang tampil dengan gaya attacking football. PS.Ngada dikenal dengan gaya panzer tentu tidak mau kehilangan muka di laga perdana, sedangkan Lembata FC harus menang agar masih terbuka peluang untuk merebut salah satu tiket di grup B.

Pertarungan di grub B akan ditentukan antara IKBS FC vs Belu FC. Kedua tim saat ini mengantongi 3 poin dan sama-sama bertengger di puncak klasemen. Bagi kedua tim in pertarungan hidup dan mati untuk merebut pimpinan klasemen. IKBS punya pertahanan yang bagus dengan mengandalkan counter attack, Belu punya kelebihan dalam membangun serangan. Lini kedua Belu cukup kreatif dan mampu memainkan attacking football dengan baik. Prediksi beberapa penggemar bola diaspora Belu bisa mengatasi IKBS denganskor tipis. Namun hasil seri sangat bagus bagi ke dua tim untuk menatap 8 besar. Grup B ada 3 tim yang diperkirakan akan bersaing ketat, PS Ngada, Belu FC, IKBS, namun peluang masih terbuka bagi Ikalsabda dan lembata FC jika mereka bisa memenagkan pertendingan kedua.

Sementara itu untuk mengenang sepak terjang mantan pemain dan pelatih nasional asal Flores Timur Sinyo Aliandoe, Panitia menyediakan Sepatu Emas bagi pencetak gol terbanyak (top score).

Nama Sinyo Aliandoe dikenal sebagai mantan pemain Persija dan PSSI.
Bersama Timnas Sinyoe Aliandoe pernah membawa Indonesia menjuarai Turnamen Aga Khan di Bangladesh, Piala Raja di Thailand dan Merdeka Games di Malaysia. Pelatih Timnas di Pra Piala Dunia 1986 juara sub grup mengalahkan India, Bangladesh, Thailand dan dikalahkan Korea Selatan pada perebutan juara grup D. saat itu Timnas Pra Piala Dunia diperkuat Dede Sulaiman, Ruly Nere, Her Kiswanto, wahyu dan Budi Tanoto.

Hingga pertandingan terakhir sudah 3 pemain yang bercokol di daftar top score dengan masing-masing mengantongi 2 gol adalah Florianus D.R (IKBS FC), Yanuarius (Maumere FC), Fortunatus L. (Tite Hena FC). (fw)