Bung Kaitanus Angwarmas Resmi Terpilih Jadi Ketua GMNI Cabang Malang

Malang- Bung Kaitanus Angwarmas dan bung Yova Andre akhirnya resmi terpilih sebagai Ketua dan Sekretaris GMNI Cabang Malang periode 2019-2022 melalui Konferensi Cabang luar biasa yang digelar di Malang , Jumat (22/11-2019)

Proses pemilihan Pengurus baru GMNI itu diawali dengan pelaksanaan sidang konferesi cabang luar biasa bersama anggota penuh membahas tata tertib konferensi cabang luar biasa.
Pembahasan berakhir dengan ketentuan pemilihan ketua dan sekertaris Cabang.

Dari hasil pertemuan itu sesuai
konsensus musyawarah mufakat anggota penuh memutuskan bung Kaitanus Angwarmas sebagai Ketua dan bung Yova Andre sebagai Sekertaris terpilih.

Dalam pidato perdananya Ketua terpilih Bung Kaitanus berharap untuk tetap memajukan GMNI Cabang Malang dengan cara menjadikan GMNI Cabang Malang berdiri kuat diatas marwah ideologi dan merelevansikannya lewat gerakan yang progresif revolusioner demi menyambut peradaban.

Sekertari Cabang terpilih, Bung Yova Andre dalam kesempatan yang sama mengatakan dalam proses pembenahan administrasi GMNI Cabang Malang akan memanfaatkan konsep digital berbasis aplikasi sebagai penguatkan database administrasi yang sistematis, struktural dan masif.

Di penghujung konferensi cabang luar biasa ketua dan sekertaris terpilih melakukan sesi foto bersama anggota penuh sembari memberikan kesan amanah untuk keberlangsungan masa depan GMNI Cabang Malang periode 2019-2022.

Konferensi cabang luar biasa itu dilakukan untuk mengisi kekosongan kepengengurusan yang sebelumnya SK sudah berakhir berdasarkan ketentuan AD-ART GMNI.

Sesuai informasi yang dihimpun media ini pelalsanaan Konferensi luar biasa yang digelar nyaris ricuh karena diprotes Ketua DPC GMNI Malang masa bakti 2017-2019 yang beralasan i bahwa pelaksanaan konferensi luar biasa itu ilegal.

Walau diprotes tetapi DKP Komisiar tetap ngotot melanjutkan kegiatan, karena bagi seluruh jajaran DPK kegiatan ini sah secara aturan AD-ART mengingat masih bakti pengurus lama sudah selesai.

Mengingat kegiatan konferensi luar biasa tidak kondusif, Ketua Pelaksana bersama anggota penuh melakukan pemindahan tempat kegiatan di Jl. Kemantren 2 untuk melanjutkan acara dimaksud. (tim)