Muhamad Jumadi,ST,MM : Sinergi dan Kolaborasi, Kunci Mewujudkan The Real Smart City

Redaksi

Jakarta : Smart city merupakan pengembangan kota berbasis teknologi informasi. Beberapa kota di Indonesia sudah mengadopsi dan menerapkan konsep ini. Urgensi smart city disebabkan oleh bertambahnya tingkat pertumbuhan penduduk di perkotaan. Lebih lanjut, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), diprediksi penduduk yang tinggal di perkotaan sebesar 56,7 persen pada 2020. Jumlah ini akan meningkat menjadi 66,6 persen pada 2035.

Pembangunan Kota Tegal dibawah duet kepemimpinan H.dedy Yon Supriyono,SE.MM dan Muhamad Jumadi, ST.MM, Pemerintah Kota Tegal melakukan inovasi diberbagai sendi pembangunan. Salah satu impian Pemerintah Kota Tegal adalah menjadikan Kota Tegal sebagai kota pintar yang inovatif. Untuk menuju kota pintar dibutuhkan pembangunan berbasis informasi teknologi (IT) dengan mengembangkan pembangunan smart city di kota yang berada di jalur pantai utara Jawa Tengah.

Demi mewujudkan pembangunan smart city di Kota Tegal, bertempat di Telkom Land Mark Tower, Jakarta (9/1/20020) Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi, ST, M.M, dan pimpinan peangkat daerah terkait menghadiri undangan Direktur NITS Telkom Group, Zulhelfi Abidin, untuk mendiskusikan pembangunan smart city di Kota Tegal.

“Untuk mewujudkan the real smart city dan menjadikan Kota Tegal sebagai percontohan diperlukan sinergi dan kolaborasi tiga pilar, Pemerintah Kota Tegal, Telkom dan Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo). Jadi kami berharap Telkom mampu membenahi semua infrastrukturnya di Kota Tegal sekaligus menjadi percontohan dalam melaksanakan kerjasama dengan Pemkot Tegal. Sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah, Telkom dan Kominfo, merupakan 3 pilar yang bisa mewujudkan the real smart city,” tegas MJ sapaan akrab Wakil Walikota yang sangat memahami dunia IT.

Terkait infrastruktur Telkom yang perlu dibenahi Jumadi mengakui bahwa sebenarnya sudah cukup bagus hanya saja perlu ditingkatkan sesuai standar internasional.

Lebih lanjut dikatakan Muhamad Jumadi, Kita bicara di versi atas yaitu aplikasi dan segala macam tapi di bawahnya katakanlah ducting, cabling segala macam, broadbandnya di bereskan. Memang sekarang infrastruktur sudah bagus tapi perlu ditingkatkan lagi agar sesuai dengan standar internasional yang bisa di jadikan acuan Telkom dan Kominfo.

Implementasi The Real Smart City di Kota Tegal perlu segera direalisasikan karena hal ini dapat memudahkan Pemkot menaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengembangan sentra UMKM dan penjualan hasil panen, dengan demikiankehadiran smart city dapat mensupport apa yang diharapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai mana pernah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dimana implementasi Smart City di Indonesia akan dapat mempercepat perwujudan Indonesia sebagai Smart Nation

Sementara itu dihadapan Wakil Walikota Tegal dan jajarannya Direktur NITS Telkom Group, Zulhelfi Abidin dalam paparannya mengatakan diperlukan Blue Print yang terdiri dari 3 pilar untuk bisa mewujudkan pembangunan Smart City disuatu Kota.

“Kita perlu blue print bersama, terkait smart city yang terdiri dari 3 pilar, pilar pertama adalah smart infrastruktur jadi bagaimana kita menyiapkan conectifity data center, server, storage dan seterusnya. Kedua kita menyiapkan smart untuk platform, servis-servis apa yang akan kita berikan sehingga kita bisa melakukan customize dan ketiga baru servis digital yang akan kita berikan ke masyarakat. Kita perlu mempersiapkan blue print yang implementasinya dalam jangka pendek bisa direalisasikan segera dan yang kedua adalah jangka panjang” tutur Zulhelfi Abidin.

Sementara itu Komisaris Telkom, Ismail juga berharap kepada Telkom dimana infrastruktur dan device lengkap bisa mendorong dan mensupport Pemerintah Kota Tegal untuk menjadi percontohan Smart City yang utuh

“Kalau bisa Kota Tegal menjadi showcase di Indonesia dengan pendekatan yang berbeda terkait smart city secara utuh. IT bisa melakukan apa saja baik kebutuhan Pemda maupun masyarakat. Mudah-mudahan teman teman Telkom group bisa klik dengan Pemda Tegal” ucap Ismail. (fw)