Ketua Umum KONI Dukung Munaslub Perpani.

Musyawarah luar biasa nasional atau Munaslub Pengurus Besar Panahan Nasional Indonesia (PB Perpani) akan segera digelar pada 28-29 Februari 2020. Penyelenggaraan Munaslub PB Perpani merupakan kelanjutan dari Munaslub Desember 2019. Agenda Munaslub 2019 yang sedianya mengesahkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, program kerja tahun 2020 ternyata masih menyisahkan salah satu agenda, karena disaat yang bersamaan Ketua Umum Kelik Wirawan Widodo menyatakan mengundurkan diri.

Pengunduran diri Kelik Wirawan Widodo dapat diterima peserta Munaslub saat itu dan untuk menjalankan roda organisasi Perpani, ditunjuklah 3 orang Wakil Ketua Umum sebagai pemegang mandat dan sekaligus mempersiapkan Munaslub 2020 untuk memilih Ketua Umum yang baru.
“Jadi Munaslub ini diselenggarakan sesuai dengan perintah AD/ART PB Perpani yang sama dengan AD/ART KONI sebagai induk organisasi Perpani. Jadi harus segera diselenggarakan karena amanat Munaslub 2019 juga memberikan batas waktu kepada pemegang mandat” kata Alman Hudri Plt. Ketua Umum Perpani. saat berkunjung ke Kantor KONI, pada kamis, 6 Februari 2020.
Menurut Alman, Perpani sudah siap menggelar Munaslub pada tanggal 28-29 Februari 2020 di Jakarta, untuk itu segala persiapan telah dilakukan oleh Panitia Munaslub. Pemberitahuan kepada PB Perpani di 32 Propinsi, KONI dan Menpora sudah disampaikan. Untuk itu hari ini kami mengadakan audiensi dengan Ketua Umum KONI sambil meminta arahan dari induk organisasi.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dalam kesempatan itu mendukung rencana Munaslub yang akan dilaksanakan oleh PB Perpani.

“Perpani merupakan salah satu Cabor andalan Indonesia yang diharapkan dapat menyumbangkan medali pada Olimpiade Tokyo mendatang. Untuk mencapai target tersebut butuh kesolitan dalam kepengurusan dan perlu mempertimbangkan orang yang tepat”, tegas Marciano.

Berdasarkan audiensi ini KONI mempersilahkan Perpani membuat tata tertib Munaslub dan persyaratan dukungan minimal dari peserta Munaslub bagi Calon Ketua Umum. Namun Ketua Umum KONI mempersilahkan Panitia membuat persyaratan dan membentuk tim penjaringan dan tim verifikasi untuk mempersiapkan siapa yang layak memimpin Perpani ke depan. Tim verifikasi harus tegas menggugurkan Calon Ketua Umum yang tidak memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan. Kami juga telah menyampaikan kepada Ketua Umum KONI bahwa ada beberapa nama besar atau tokoh nasional yang telah menyatakan kesediaannya untuk bertarung dalam Munaslub nanti, tegas Iksan Ingratubun Ketua Satgas Kesekretariatan dan juga Ketua Bidang Hukum PB Perpani.

Diakhir pertemuan Ketua Umum KONI Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menyampaikan apresiasi kepada cabang olahraga yang telah memperkuat organisasinya sehingga sejalan dengan KONI.

Turut hadir dalam audiensi tersebut antara lain, Ketua Bidang Hukum Perpani Ikhsan Ingratubun, Bidang Organisasi Perpani Ary Wiranto, Satgas Kesekretariatan Perpani Brandjangan, Panitia Munaslub Frans Watu, dan Bidang Organisasi KONI Andri. (fw)