Sony Gatot Hariyanto Pantau Proses Verifikasi Caketum Perpani.

Menjelang berlangsungnya Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani), tim penjaringan dan verifikasi calon Ketua Umum nampak bekerja ekstra guna menentukan bakal calon Ketua Umum untuk disampaikan pada Munaslub yang akan dilaksnakan pada tanggal 27-28 Februari 2020 di Jakarta.
Tahapan yang dilakukan tim penjaringan dan tim verifikasi tak luput dari pantauan Sony Gatot Hariyanto, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi. Sejak senin (24/2/2020) Sony terbang dari Bali untuk melihat langsung kerja tim penjaringan dan verifikasi.

“Semua tahapan jangan sampai ditutupin, harus transparan sehingga Munaslub ini jangan sampai menghasilkan produk hukum yang cacat”, tegas Sony.

Salah satu nama yang disebut-sebut sebagai calon kuat untuk menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Perpani adalah Illiza Sa’aduddin Djamal, politisi yang juga anggota Komisi X DPR RI asal tanah rencong Aceh. Ada pula pengusaha nasional M.Ramdhani Basri yang juga ikut meramaikan bursa calon Ketua Umum dalam Munaslub Perpani.

Memang dalam pengamatan hasil penjaringan yang dilakukan oleh tim penjaringan, diantara nama-nama yang muncul, Illiza Sa’aduddin Djamal yang merupakan anggota Komisi X DPR RI, yang pada awalnya tidak pernah memikirkan untuk maju sebagai calon Ketua Umum Perpani. Namun seiring waktu dan banyak pengurus Perpani daerah yang meminta dia untuk maju, dukunganpun datang dari Pengprov Perpani Aceh sebagai lokomotif dan mendapat dukungan dari Pengurus Perpani dari Indonesia Timur.

Ketua tim verifikasi Munaslub Iksan Ingratubun,SE,SH mengatakan sudah ada dua orang bakal calon Ketua Umum Perpani yang sudah mengembalikan formulir dan surat dukungan dari Pengurus Perpani Provinsi. Mereka adalah Illiza Sa’aduddin Djamal dan M.Ramdhani Basri.

“Dari ke dua nama yang mendaftar setelah kami lakukan penelitian, hanya Illiza Sa’aduddin Djamal yang telah memenuhi persyaratan dengan menyertakan 24 surat dukungan dari Pengurus Provinsi, sedangkan M.Ramdhani Basri hingga sore tadi hanya di dukung 3 Pengurus Provinsi. Sesuai persyaratan, calon yang akan kita sampaikan ke Munaslub harus didukung oleh 30 persen suara dari 32 pengurus provinsi yang memiliki hak suara”’ tegas Iksan di Sekretariat PB Perpani (25/2/2020).

Menguatnya dukungan bagi srikandi dari tanah rencong ini cukup beralasan, karena kapasitasnya di Senayan yang membidangi olahraga dan pemuda. Hal ini membuat keyakinan para pengurus provinsi untuk tak segan mempercayakan tongkat estafet kepundak srikandi dari tanah rencong Illiza Sa’aduddin Djamal.

Illiza Sa’aduddin Djamal hari ini telah menyatakan kesediaannya untuk memimpin Perpani hingga 2022. Kesediaan Illiza telah disampaikan ke PB Perpani.

Sudah sesuai mekanisme beliau sudah menandatangani pernyataan kesediaan dan siap mengemban amanah jika Munaslub memberikan mandat kepadanya, selanjutnya politis senayan ini menyerahkan kepada mekanisme Munaslub. Prosesnya sudah berjalan sesuai mekanisme dan sangat transparan tegas Sonny Gatot Hariyanto Wakil Ketua Bidang Organisasi yang memantau dan mengawasi langsung proses penjaringan dan verifikasi bakal calon Ketua Umum Perpani.

Tantangan di depan Illiza Sa’aduddin Djamal adalah mempersiapkan Tim Panahan Indonesia menuju Olimpiade Tokyo 2020. Indonesia telah memperoleh dua tiket olimpiade, masih ada peluang untuk menambah tiket untuk nomor beregu pada kejuaraan Word Archery di Jerman.

Melihat dukungan yang sudah mengkristal, diprediksi Munaslub mendatang kemungkinan akan menghadirkan calon tunggal. Dari informasi yang kami peroleh sejumlah tokoh nasional telah bersedia memperkuat jajaran kepengurusan Illiza Sa’aduddin Djamal. Hadirnya sejumlah tokoh nasional yang ingin terlibat dalam kepengurusan pasca Munaslub menunjukkan bahwa cabang olahraga panahan perlahan tapi pasti sudah mulai mendapat tempat di hati masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya klub panahan yang tumbuh bagai jamur di musim hujan. Tugas PB Perpani ke depan menata kejuaraan sehingga bisa melahirkan generasi baru pasca Riu Ega Agatha, Hendra Purnama, Diananda Choirunisa, Linda Lestari dkk. (fw)