Jadi Ketum Perpani, Illiza Sa’abudin Djamal Akan Lakukan Evaluasi.

Musyawarah Luar Biasa Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Munaslub Perpani) untuk memilih ketua umum periode 2020-2022 selesai.

Illiza Sa’aduddin Djamal yang didukung 24 Pengurus Propinsi menjadi calon tunggal secara aklamasi terpilih menjadi nahkoda baru dalam forum Munaslub Perpani.

“Karena ini tim verifikasi telah merekomendasikan kepada PB Perpani dan hanya satu calon Ketua Umum yang mendapatkan dukungan suara 50 persesen plus satu dan dalam keadaan kondisi yang sejuk tidak ada calon lagi, sepakatkah dalam forum rapat Munaslub ini kami tetapkan sebagai ketua umum PB Perpani periode 2018-2022, setuju?” kata Ketua Sidang Munaslub Perpani, Hengki F.Sawaki di Beleza Suites Jakarta, kamis (27/2/2020).

Para peserta munaslub dari 29 propinsi ramai-ramai berteriak setuju.“Setuju!” teriak peserta munaslub bagaikan paduan suara.

Tepuk tangan membahana setelah Srikandi dari tanah rencong Illiza S.Djamal ditetapkan sebagai ketum terpilih. Illiza dipersilahkan masuk ruangan Munaslub.

Peserta Munaslub menyambut kehadiran politisi PPP dengan antusias, lambaian tangan dan senyum Illiza seolah menjawab amanah Munaslub atas kepercayaan yang diamanahkan kepadanya.

Proses penetapan Illiza sempat panas ketika Sekjen Perpani Rizal Barnadi meminta agar Calon Ketua Umum tidak boleh memasuki arena persidangan mengingat forum masih membahas laporan tentang proses penjaringan. Perdebatan terjadi antara kubu yang mendukung dan yang tidak mendukung pencalonan Illiza.

Situasi akhirnya dapat dikendalikan oleh pimpinan sidang Hengki F.Sawaki dan Calon Ketum akhirnya dipersilahkan menunggu di transit room sambil menunggu tahapan berikutnya.

Anggota Komisi X DPR RI asal Aceh dalam sambutannya memaparkan “Menggali Potensi Demi Prestasi Perpani”. Seorang pemanah yang handal haruslah memiliki kepercayaan diri, mampu menggali kekuatan yang dimilikinya, mengkoordinasikan seluruh gerak, nafas dan perhatia, menjaga keseimbangan diri dan lingkungan, berusaha mengendalikan seluruh tantangan, fokus pada tujuan dan bersabar menentukan saat yang tepat untuk melepasklan panah menuju sasara, tegas Mantan Walikota Banda Aceh dengan lugas.
Dalam keterangan persnya Illiza menyampaikan bahwa dia akan melanjutkan program kerja kepengurusan yang lama, evaluasi akan dilaksanakan sekaligus membuat rencana kerja untuk melaksanakan program aksi dalam waktu dekat menyangkut kesiapan atlit dalam Olimpiade mendatang. Disamping program aksi yang akan dilaksanakan tentunya konsolidasi organisasi.

Pasca Munaslub diperoleh informasi Sekjen Perpani M.Rizal Barnadi menyatakan mundur dari kepengurusan. Disamping Sekjen, Kabid Binpres Letkol.Taufan Tri Anggoro dikabarkan akan mendapat tugas baru di Kalimantan, sehingga posisi maneger Timnas Panahan Indonesia dan Kabid Binpres yang dijabat Letkol.Taufan Tri Anggoro saat ini terjadi kekosangan. (fw)