Terkait Pandemi Covid 19 – Inilah 9 Butir Aspirasi IKKOMA Bagi Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Ende

Ikatan Keluarga Kota Baru Malang (IKKOMA) menyampaikan 9 butir aspirasi yang ditujukan kepada Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Ende yang diterima redaksi media ini, Kamis (16/4-2020) malam ini.

Sembilan butir aspirasi itu ditandatangani Ketua Umum Ikkoma, Adrianus Dias Mesa dan Ketua Bidang Pengkajian, Saverius Dhuri Mbipi.

Dikatakannya, mengingat situasi Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, khususnya di wilayah Kabupaten Ende, maka Ikatan Keluarga Kecamatan Kota Baru Malang ( IKKOMA ) yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa asal Kecamatan Kota Baru, merasa terpanggil untuk menyampaikan aspirasi terhadap pemerintah dan masyarakat Kabupaten Ende, sebagai berikut :

Pertama, Mengajak mahasiswa / pelajar /pekerja yang berada diluar Flores untuk tidak mudik selama Pandemi Covid-19.

Kedua, Mengajak semua masyakat Ende untuk melakukan langkah preventif dengan mengikuti Protokol Kesehatan, melakukan social distancing, ber PHBS ( perilaku hidup bersih dan sehat) dengan rajin cuci tangan, makakanan yang bergizi dan seimbang, rajin aktifitas fisik, keluar rumah wajib memakai masker dan jika tidak ada kepentingan yang mendesak untuk tetap di rumah / stay at home

Ketiga, Mendorong petugas kesehatan yang bekerja. Fasilitas kesehatan tingkat pertama dan tingkat dua agar mensosialisasikan langkah-langkah promotif dan preventif terkait covid-19 di wilayah kerjanya masing-masing, agar masyarakat teredukasi dan tidak panik terhadap pandemi covid-19.

Keempat, Mendorong pemerintah daerah, swasta, ormas dan masyarakat untuk saling bekerja sama dalam penanganan covid-19 dengan menyediakan sarana, prasarana kesehatan, APD ( alat pelidung diri) bagi tenaga kesehatan yang memadai dan mendistribusikan secara merata di seluruh kabupaten Ende karena merekalah yang menjadi garda terdepan penanganan covid-19.

Kelima, Pemerintah Daerah tetap melakukan tindakan pencegahan secara masif dan berkala, khususnya pada jalur potensi masuknya virus ini seperti di bandara dan pelabuhan, serta melakukan pemeriksaan sesuai standar orientasi pelayanan (SOP) dan protokol kesehatan.

Keenam, Mendorong pemerintah mengevaluasi lokasi karantina di Stadion Marilonga, karena secara kasat mata tempat penampungan tersebut belum disiapkan secara maksimal untuk itu kita mendesak pemerintah daerah segera membangun tempat karantina darurat dengan kapasitas besar kurang lebih menampung 1000 jiwa.

Ketujuh, mendesak pemerintah daerah dalam hal ini Bupati untuk segera mengintruksikan kepada kepada Camat dan Kepala Desa untuk segera membangun pos keamanan di desanya masing-masing demi memutus penyebaran covid-19 ini.

Kedelapan, Pemerintah Daerah perlu memperhatikan nasib para petani dan pekerja lainnya yang terdampak covid-19 dengan cara memberi sembako dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Kesembilan, jika para petani dan pekerja harian terdampak covid-19,maka secara otomatis berimbas pada sanak saudaranya yang menempuh pendidikan, untuk itu kita mendesak pemerintah daerah memperhatikan nasib mahasiswa/pelajar Kabupaten Ende khususnya pelajar/mahasiswa yang sedang menempuh pendidikannya diluar Kabupaten Ende dengan cara memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT). (boni)