Alfred Baun dan Wartawan Media Online Sepangindonesia .com Segera Diperiksa Polisi

 

Ketua Araksi, Alfred Baun dan Wartawan media Online Sepangindonesia.com segera dipanggil untuk diperiksa sebagai terlapor dan saksi oleh Aparat Penyidik Polres Malaka terkait dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong yang diduga kuat dilakukan Ketua Araksi, Alfred Baun terhadap Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran sesuai laporan polisi yang dilakukan Kuasa Hukum Pemda Malaka, Stefanus Matutina,SH beberapa waktu lalu.

Alfred Baun akan dipanggil sebagai saksi terlapor dalam kasus itu, sementara Wartawan media online Sepangindonesiam.com akan dipanggil sebagai saksi karena menulis berita itu.

Hal itu disampaikan Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno kepada wartawan di Betun, Ibu Kota Kabupaten Malaka – Provinsi NTT, Senin (27/7-2020).

Dikatakannya, hingga saat ini aparat Penyidik Polres Malaka tetap melakukan penyelidikan terhadap kasus yang dilaporkan Kuasa Hukum Pemda Malaka, Stefanus Matutina, SH.

Dijelaskannya, salah satu kendala yang dihadapi penyidik Polres Malaka saat ini karena media online Sepangindonesia.com tidak memiliki kantor perwakilan media di Malaka atau di Kupang sehingga masih terkendala pemanggilan kepada wartawan yang bersangkutan.

” Karena media itu tidak memiliki kantor perwakilan di Malaka maka
langkah yang ditempuh Polres yakni Kasatreskrim Polres Malaka bersama penyidik sudah datang ke Kupang untuk mencari tahu kantornya di Kupang tetapi tidak ada kantor perwakilan disana”.

” Setelah dilakukan komunikasi, media online Sepangindonesia menunjuk salah satu pengacara Heri Batileo di Kupang untuk mewakili media online itu tetapi setelah dikomunikasikan dengan pengacara itu dan hasil akhirnya wartawan yang menulis berita itulah yang harus diperiksa sebagai saksi”.

” Kami sedikit kesulitan karena wartawan yang menulis berita itu saat ini berada di Jawa dan tidak berada di Kupang”

” Kami sudah membangun komunikasi dan diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama wartawan itu datang ke Kupang maka anggota kita akan ke Kupang melakukan pemeriksaan.
Seandainya dia kooperatif dan mau ke Malaka maka kita lakukan pemeriksaan dalam waktu dekat’.

“Kita tetap membangun komunikasi dengan harapan wartawan yang bersangkutan kooperatif dan mau datang ke Kupang atau Malaka untuk dilakukan pemeriksaan”.

” Pendekatan tetap dibangun dan tadi saya sudah minta Kasatreskrim mengeluarkan surat panggilan kepada wartawan yang bersangkutan”

” Bila sudah dipanggil dan wartawan itu tidak datang maka kita pikirkan untuk mengutus anggota melakukan pemeriksaan di Jawa”.

Seperti diberitakan media ini Sabtu, (25/7-2020) Kuasa Hukum Pemda Malaka, Stefanus Matutina, SH meminta kepada Aparat Penyidik Polres Malaka supaya menindaklanjuti kasus dugaan pencemaran nama baik Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dengan mengambil keterangan Alfred Baun sebagai terlapor dan Wartawan media online SepangIndonesia.com yang menulis berita itu supaya ada kejelasan terkait kasus ini”

” Kasus ini sudah dilaporkan ke penyidik Polres Malaka kurang lebih 4 bulan kemudian semua saksi pelapor sudah diambil keterangan termasuk Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran sebagai korban sudah diambil keterangan”.

“Selain saksi dari pihak pelapor, saksi ahli pidana dan saksi ahli bahasa sudah diambil keterangan penyidik” (boni)