SBS Sebut Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Tetap Jadi Sentral Perhatian Pemerintah

Calon Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS) menyebutkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Malaka tetap menjadi sentral perhatian pemerintah kedepan.

Pembangunan Infrastruktur Jalan /Jembatan harus mendapatkan perhatian serius untuk melancarkan akses masyarakat.

Bila dipercaya rakyat, diberkati Tuhan dan mendapatkan restu Leluhur maka Paslon SBS-WT akan melanjutkan program pembangunan infrastruktur jalan /Jembatan diseluruh Kabupaten Malaka untuk melancarkan akses rakyat.

Hal itu disampaikan Calon Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dihadapan enam Partai Pengusung dan tim kerja Paslon SBS-WT dalam rapat koordinasi hari kedua di Rumah Adat Laetua – Haitimuk – Malaka – Provinsi NTT, Selasa (2/9-2020) malam.

” Khusnya di Kecamatan Rinhat saya punya keinginan belum terpenuhi. Jalan raya ke Wekeke tiga kali gagal tender dan jembatan Boen/Tafuli gagal juga karena belum ada kesepakatan desa-desa di wilayah itu . Kita berharap bila Tuhan dan lelulur merestui maka tunggakan pekerjaan itu diselesaikan”.

” Banyak PR yang harus dikerjakan kedepan dibidang infrastruktur jalan dan jembatan di daerah Kabupaten Malaka”

” Saya sudah keliling melihat kondisi jalan raya di Kecamatan Botin Leobele harus mendapatkan penanganan mulai dari Desa Babotin – Botin Maemina – Numponi supaya terkonek dengan pusat pelayanan publik di Sarinah dan kecamatan Malaka Timur”

” Di Kecamatan Sasitamean ruas jalan dari Desa Builaran – Fatuaruin- Manumutin Silole harus dibangun dan ditingkatkan untuk memperlancar akses rakyat”

” Ruas jalan Besak – Tunmat di Kecamatan Io Kufeu harus dilanjutkan pengerjaannya termasuk di Bani-Bani Bawah hingga Raimea harus mendapatkan perhatian termasuk di Malaka Timur dan Kobalima ”

“Inilah beberapa hal menjadi catatan penting untuk diperhatikan dan akan dilanjutkan pembangunannya jika rakyat masih memberikan kepercayaan kepada SBS-WT memimpin Malaka dan Tuhan memberkati serta Leluhur merestui perjuangan ini” (boni)