Lima Ketua Suku  Desa Oanmane Gelar Ritual Adat  Mohon Restu Leluhur Untuk Menangkan Bria Seran-Taolin

Lima Ketua Suku di Desa Oan Mane- Kecamatan Malaka Barat – Kabupaten Malaka masing-masing Ketua Suku Busabelo, Laetua, Manu Oan, Looraek dan Umaloo menggelar ritual adat untuk memohon restu dan dukungan leluhur bagi kemenangan Paslon SBS-WT dalam pelaksanaan Pilkada Malaka, 9 Desember mendatang di Tafatik Oan Mane Sukabilulik , Rabu (23/9-2020)

Hadir dalam kegiatan ritual adat itu Nain Feto Busabelo, Maria Magdalena Unalia,
Fukun Laetua : Moses Fahik, Fukun Manu Oan, Nikolas Nahak , Fukun Looraek: Kosmas Koe dan Fukun Uma Loo, Philipus Seran.

Pelaksanaan ritual adat itu bertepatan dengan penetapan Paslon SBS-WT sebagai Calon tetap Bupati/Wakil Bupati Malaka Periode 2021-2025

Disela acara adat itu juga dideklarasikan Tim Pemenang SBS -WT “Sama La Belu Toba La Belu ” Desa Oan Mane dengan Ketua Tim Nahak Balthasar.

Ketua Tim Pemenang SBS-WT, Nahak Balthasar kepada wartawan mengatakan Komunitas Masyarakat Adat Desa Oanmane secara adat memberikan dukungan politik kepada Paslon Bupati/Wakil Bupati Malaka, SBS-WT untuk bisa terpilih lagi menjadi Bupati/Wakil Bupati Malaka 9 Desember mendatang.

” Mulai malam ini kami komunitas masyarakat adat Oanmane di desa Oanmane memberikan dukungan politik dan siap memenangkan Paslon SBS-WT dalam pilkada Malaka tahun ini”

” Hari  ini kami gelar ritual adat ” Haleka Mama”, ritual sirih pinang untuk menyampaikan kepada para leluhur Oanmane bahwa salah satu putra terbaiknya SBS masuk dalam Pilkada Malaka tahun ini sehingga perlu diberi restu dan matak malirin agar bisa menghadapi pilkada Malaka tahun ini dengan baik dan sukses memenangkan Pilkada tahun ini”

” Sirih pinang yang ada dibagikan juga kepada funan klaut tafatik Oanmane agar bekerja memenangkan SBS-WT dalam pilkada mendatang. Itu penugasan secara adat agar semua bekerja dan harus datang coblos SBS-WT dalam pilkada 9 Desember”

” Bagi kami SBS-WT merupakan Putra Malaka terbaik yang dimiliki dan sangat layak memimpin Malaka 5 tahun mendatang” (boni)