Dukungan Bagi Paslon SBS-WT Semakin Meluas  – Desa Umutnana dan Asmanulea – Sasitamean  Patok 85-90 Persen  Dukungan Suara  Untuk Kemenangan SBS-WT

Perjalananan kampanye Paslon SBS- WT keliling Malaka  untuk mengundang keluarga hadir dalam pencoblosan Paslon SBS- WT pada 53 titik di Malaka kini  semakin nyata dan mendapat sambutan hangat keluarga.

Keluarga di Desa Asmanulea secara tegas mematok target 90 persen kemenangan untuk Paslon SBS- WT .Sementara di Desa Umutnana mematok target kemenangan 85 Persen.

Dukungan itu didasarkan fakta kerja tim di lapangan dan diprediksi akan terus bertambah hingga pelaksanaan pilkda Malaka 9 desember mendatang.

Demikian hasil  liputan wartawan media ini dalam Pertemuan Terbatas Paslon SBS-WT di Desa Asmanulea dan Desa Umutnana – Kecamatan Sasitamean – Kabupaten Malaka, Senin (12/20-2020)

Tokoh Masyarakat Asmsnulea, Marsel Seran dalam kesempatan pertemuan terbatas di dusun Loleon – Desa Asmanulea melaporkan kepada tim Partai bahwa kemenangan SBS-WT dalam pilkada Malaka tahun ini diprediksi bisa mencapai 90 persen untuk desa Asmanulea dan Umutnana bisa mencapai 85-90 persen.

” Kami laporkan data ini sesuai hasil kerja tim di lapangan dan kami sangat optimis bisa mencapai target itu karena animo masyarakat terhadap Paslon SBS-WT semakin hari semakin tinggi dan meluas”

” Kami sangat yakin karena saat ini Tim SBS dan Tim Tabe dalam Pilkada Malaka tahun 2015 sudah bersatu dan bekerja untuk Paslon SBS-WT. Sekarang tim di dua desa ini sudah melebur menjadi satu yakni tim kerja Paslon SBS-WT”

” Tidak ada yang bisa datang goyang kami lagi karena kami sudah bersatu. Tadi kami senang sekali karena Bapak SBS juga hadir didampingin WT adik kandung Almarhum Bapak Ludo.Kami juga lihat Bapak Beny Chandra yang dulu berpasangan dengan Bapak Ludo lawan SBS-DA saat ini sudah bergabung dengan Paslon SBS-WT saat ini.Lalu apa yang perlu ditakutkan? Semua keluarga besar sangat solid tetapkan pilihan kepada Paslon SBS-WT dalam pilkada 9 desember nanti dan diprediksi akan menang besar di dua desa ini”

” Kami dua desa ini tidak minta aneh-aneh kepada kedua paslon SBS -WT. Bila menang pilkada sesuai target diatas tolong bantu warga dua desa ini dengan 1 buah dum truk untuk pendropingan air bersih di dua desa ini, dan ditempatkan/dikelola di desa supaya rakyat disini bisa terlayani air bersih”

” Air bersih di dua desa ini masih bermasalah karena masih kekurangan dimusim kemarau. Itu persoalan dan kebutuhan warga dua desa ini untuk air bersih dan kami butuh sarana pengangkut airnya ditempatkan dan dikelola di desa”


Warga Desa Asmanulea, Benediktus Bala
kepada wartawan mengatakan masyarakat desa Asmanulea dan Umutnana lebih suka memilih kuda jinak karena sifat dan perbuatannya sudah
diketahui, baik dan tidaknya rakyat sudah lihat dalam lima tahun terakhir.

” Kami sudah lihat selama lima tahun terakhir ini  ternyata Bupati SBS sudah bekerja untuk rakyat sehingga kami masyarakat memberi dukungan dan memilih SBS-WT dalam pilkada ini supaya melanjutkan program yang sudah ada”

Warga Dusun Balibo, Hila Molo kepada wartawan mengatakan pihaknya memilih SBS supaya melanjutkan program yang sudah berjalan agar tidak terputus ditengah jalan.

” Setiap tahun traktor pemerintah selalu pacul tanah dan ini sangat membantu rakyat. Kami mau program ini berlanjut termasuk air bersih bagi warga”

Lambertus Kabosu, warga dusun Kakase desa Asmnanulea mengatakan gebrakan SBS dibidang kesehatan luar biasa.

” Pengobatan gratis dengan KTP perlu dilanjutkan karena sangat membantu rakyat”

Linus Lotu , Warga Balibo desa Asmanulea mengatakan hal yang sama.

” Kami dukung SBS karena Bupati ini membangun. Kami mau supaya tetap berlanjut karena rakyat sangat butuh gebrakan program SBS”

” Kami mau supaya ada program
Perpipaan sambungan dari  Loleon ke perumahan warga sekitar 300 meter  pipa sudah ditarik dari Kotanan hingga Loleon dan tinggal dilanjutkan ke rumah masyarakat.

” Sumber mata air 24 jam karena gunakan listrik tenaga surya yang dialirkan dari sumber mata air Oepikan dan ditampung di Kotanan, selanjutnya dialirkan dengan pipa ke Loleon dan kita minta dilanjutkan ke perumahan mssyarakat sekitar 300 meter” (boni)