Wende Taolin : Seharusnya Keluarga Lima Kecamatan di Dawan Sadari Ketangguhan Bupati  SBS dan Tidak Salah Memilih  Dalam Pilkada Malaka 9 Desember

Calon Wakil Bupati Malaka, Wendelinus Taolin mengatakan seharusnya keluarga lima kecamatan di Dawan masing-masing Kecamatan Io Kufeu, Botin Leobele, Sasitamean , Malaka Timur dan Laenmanen menyadari akan ketangguhan Bupati Petahana Kabupaten Malaka , Stefanus Bria Seran (SBS)

Dalam Pilkada 2015 Bupati Petahana dan Wakil Bupati Malaka dengan tagline SBS-DA  memenangkan pertarungan politik dalam Pilkada Malaka dengan prosentasi sangat meyakinkan atas Paket Tabe dan Tulus sebagai pesaing petahana. Bahkan dalam hitungan  prosentasi hasil perolehan suara kedua paket ( Tabe dan Tulus) digabungkan saja masih kalah dengan prosentasi suara paslon SBS-DA. Ini artinya, figur seorang Bupati/Wakil Bupati SBS-DA  sangat kuat , kredibel dan dipercaya rakyat dalam pertarungan memperebutkan Bupati/Wabup Perdana Malaka.

Kemenangan SBS-DA dalam Pilkada Malaka 2015  sebagai Bupati Malaka Perdana tentu  patut diperhitungkan karena saat itu baru janji dengan program tetapi mendapatkan dukungan politik  luas dari rakyat.  Saat ini SBS sebagai Bupati Petahana maju lagi dan menarik sekali untuk dianalisis karena beliau sudah bekerja untuk rakyat  dan tinggal melanjutkan program jika mendapat mandat rakyat dalam Pilkada 9 Desember mendatang.

Saya minta kepada seluruh keluarga lima Kecamatan di dawan harus cerdik melihat peluang dalam menentukan pilihan dalam Pilkada Malaka 9 Desember nanti sehingga suara emasnya bermanfaat dan tidak terbuang sia-sia karena salah memilih dalam pilkada mendatang  sangat merugikan kepentingan daerah.

Calon Wakil Bupati Malaka, Wendelinus Taolin mengatakan  hal itu saat kampanye dalam pertemuan terbatas bersama keluarga di Babotin – Kecamatan Botin Leobele, Rabu (14/10-2020)

Dikatakannya, seorang Calon Bupati tahun 2015 dengan tagline Tabe adalah Bp Almarhum Ludo Taolin yang berasal  dari dawan dan maju dalam pilkada lawan SBS saja kalah.

”  Pak Ludo yang lebih dikenal dengan panggilan Pah Bouk itu siapa yang tidak kenal di Belu dan Malaka?Beliau lima tahun wakil ketua DPRD Belu dan lima tahun Wakil Bupati Belu tetapi saat maju di Pilkada Malaka 2015 kalah dengan Bupati SBS. Di Kecamatan Io Kufeu yang menjadi basisnya Pah Bouk saja harus kehilangan 1200 suara padahal pengalaman dalam pemilihan apapun di Io Kufeu hanya bisa kecolongan 60-70 suara”

” Pah Bouk itu kakak kandung saya saja kalah dari Bupati SBS, apalagi saya atau Anak Kim yang mau melawan SBS dalam pilkada tahun ini. Ini sangat mustahil kalau kita mau menang kalau mau lawan SBS”

” Menyadari  bahwa kita 5 Kecamatan di Dawan jumlah pemilihnya tidak sebanyak di Fehan (7 kecamatan lainnya)  maka kita harus bersatu dan gandeng  dengan figur yang kuat dan memiliki keluarga besar dan banyak supaya bisa memenangkan pilkada Malaka tahun ini”

” Kita yang jumlahnya sedikit dibanding dengan figur yang kuat seperti SBS   harus bergabung dengan SBS supaya  bisa menang dalam pilkada agar keterwakilan lima kecamatan diatas dapat terwakilkan dalam birokrasi pemerintahan sebagai Wakil Bupati Malaka”

Wende mengatakan supaya bisa menang dalam pilkada harus bergabung dengan Bupati petahana, SBS  agar  bisa kuat dan menang.

“Dalam kesempatan ini kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir di TPS untuk  mencoblos Paslon no urut 2, SBS-WT  pada saat pilkada 9 Desember”

” Tolong sampaikan berita baik ini kepada keluarga  supaya menyatukan hati dan pikiran mantapkan pilihan untuk paslon nomor urut 2 SBS-WT  dalam pilkada nanti. Jangan sia-siakan suara emas keluarga  supaya  keterwakilan keluarga besar 5 Kecamatan di dawan bisa  ada dengan terpilihnya SBS-WT sebagai Bupati/Wakil Bupati Malaka Periode 2021-2026″ (boni)