Dukungan Bagi Bria -Seran Taolin di Sasitamean -Malaka  Sangat Luar Biasa dan  Sulit Dibendung

Redaksi

Dukungan politik bagi Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran /Wendelinus Taolin di Kecamatan Sasitamean sangat luar biasa dan sulit dibendung.

Ekspresi kegembiraan warga  untuk menerima Paslon SBS-WT sudah terdeteksi saat penerimaan Paslon SBS-WT untuk  berkunjung di Desa Manulea- Beaneno – Kecamatan Sasitamean , Sabtu ( 24/10-2020).

Ratusan sepeda motor sejak pukul 10.00 Wita sudah parkir secara teratur berjejer  disekitar bahu jalan  Harekain – desa Builaran  dengan sabar menanti kehadiran paslon SBS-WT bersama tim kampanye  untuk bersama menuju titik pertama pembukaan kampanye SBS-WT di Dusun Fatukro- Desa Manulea.

Tepat pukul 11.00 Wita rombongan Paslon SBS-WT tiba di  Harekain. Di tempat itu sudah menunggu ratusan pasukan bersepeda motor dan para pemuda yang sangat kreatif berdandan dengan cara unik pada sekujur tubuh dengan tulisan warna-warni  sesuai bendera Partai pengusung dengan tulisan SBS-WT 2P.

Rombongan sepeda Motor yang sudah menunggu itu  berarak sangat tertib dibawah pengawalan Polisi dan TNI yang bertugas ditempat itu berarak bersama Paslon SBS- WT menuju titik pertama di Fatukro desa Manulea untuk membuka kampanye perdana dari lima titik yang direncanakan menyebar di desa Manulea- Beaneno – Sasitamean.

Di Fatukro, Para simpatisan sudah menunggu secara teratur. Para peserta kampanye secara tertib  sudah menempati 44 kursi yang sudah dipersiapkan didalam tenda kampanye termasuk kursi-kursi yang sudah disiapkan dibawah pohon diluar tenda kampanye dan terlihat sangat teratur.

Kedua Paslon  diterima secara  adat di titik pertama di  Fatukro dengan tradisi adat setempat . Sambutan rakyat disini sangat luar biasa dan hal  yang sama terlihat disetiap titik kampanye di Noananaf dan dusun Arama di Desa Manulea dilanjutkan di dua titik  lainnya, di desa Beaneno di titik  Lianain  dan Kampung Sosial titik kampanye terakhir di tempat kelahiran Bapak Daniel Asa, Almarhum, Wakil Bupati Perdana Malaka yang berpasangan dengan SBS dan memenangkan pilkada periode pertama tahun 2015 silam.

Dalam pelaksanaan kampanye pertemuan terbatas  pada lima titik di Kecamatan Sasitamean itu  dapat dideteksi pilar-pilar inti dan tokoh kunci yang  hadir memenuhi tenda kampanye yang merupakan gabungan dari mesin politik SBS-DA dan Tabe dalam pilkada Malaka 2015 lalu sehingga bisa dipastikan Kecamatan Sasitamean dalam pilkada  Malaka tahun 2020 ini tetap menjadi milik dan kemenangan besar bagi paslon Bria Seran -Taolin.

Catatan menarik lainnya, khususnya di desa Beaneno tempat kelahiran Bapak Daniel Asa Almarhum yang berpasangan dengan SBS dalam Pilkada Malaka 2015 lalu  sangat antusias menerima kehadiran Paslon SBS-WT  dalam pertemuan di Lianain dan Kampung Sosial.

Yel -Yel kemenangan secara spontan dinyanyikan para simpatisan disana menyambut kehadiran  Paslon SBS-WT saat memasuki tenda kampanye dan selama kampanye terbatas digelar.

Analisis pilitik dengan ilmu apapun, suka dan tidak suka desa Beaneno dalam Pilkada Malaka tahun 2020 tahun ini tetap menjadi milik SBS-WT , kemenangan besar Paslon SBS-WT tetap tidak bisa dibendung.

Alasannya sangat sederhaba, SBS saat memimpin Malaka dalam periode pertama sangat memperhatikan warga di Sasitamean khususnya di desa Beaneno.

Bukan emas dan perak yang diberikan SBS-DA dalam masa kepemimpinan periode pertama tetapi keduanya sudah memberikan perhatian melalui berbagai program yang sudah ditetapkan melalui perda RPJMD Kabupaten Malaka selama lima tahun terakhir.

Terlebih Seorang SBS yang tercatat sebagai Bupati perdana Rai Malaka memberikan perhatian besar kepada rakyat  lima kecamatan di Dawan walau Bapak Daniel Asa Almarhum dipanggil Tuhan dalam masa Tugas.

SBS sebagai Bupati tetap mengurus dengan baik  rakyat yang ditinggalkan dengan program-program yang ditetapkan . Termasuk saat meninggal dunia Bapak Daniel Asa Almarhum diurus dengan baik saat terbaring hingga pemakaman dilakukan secara kenegaraan  dan makamnya pun diurus agar bisa dikenang anak cucu ratusan tahun kedepan. (boni)