Polisi dan Bawaslu Malaka Harus Tegur Pembuat Gaduh Selama Kampanye

Aparat Kepolisian Resort Malaka dan Bawaslu Kabupaten Malaka harus memberikan teguran keras kepada oknum-oknum yang suka membuat gaduh dan mengganggu paslon lain saat kampanye.

Bawaslu Malaka juga harus menegur dan tertibkan tim kampanye yang suka membuat pernyataan yang sifatnya memfitnah atau menyebark
an isu-isu menyesatkan yang berpotensi memicu konflik selama masa kampanye.

Hal itu untuk menghidari konflik horisontal antar pendukung supaya pelaksanaan pilkada di Kabupaten Malaka bisa sukses, aman dan damai.

Ketua Tim Koalisi Partai Pengusung Paslon SBS-WT, Devi H Ndolu mengatakan hal itu kepada wartawan di Betun – Ibu Kota Kabupaten Malaka- Provinsi NTT, Senin (2/11-2020)

Devi mengatakan sesuai hasil pantauannya di lapangan pelaksanaan kampanye dalam rangka pilkada 9 Desember nanti berpotensi menimbulkan konflik jika tidak cepat mendapatkan penanganan cepat dari pihak Kepolisian dan Bawaslu Malaka.

” Sabtu, pelaksanaan kampanye Paslon SBS-WT di Kecamatan Malaka Tengah khususnya di Desa Umakatahan nyaris ricuh karena ada oknum-oknum yang sengaja membuat kegaduhan didekat tempat pelaksanaan kampanye padahal mereka tidak ada jadwal kampanye ditempat itu”

” Hari Minggu kemarin juga sama. Saat pelaksanaan kampanye Paslon SBS-WT di desa Raimataus- Kecamatan Malaka Barat diganggu dengan kegiatan tandingan didekat tempat kampanye. Untung saja pihak Kepolisian tanggap dan menbubarkan kegiatan tandingan itu”

” Harusnya tim Kampanye mentaati deklarasi damai yang sudah dicanangkan dan tidak membuat kegiatan lain yang sifatnya mengganggu kegiatan kampanye paslon lain agar tidak memicu konflik”

Ketua Bawaslu Malaka, Petrus Nahak Manek kepada wartawan membenarkan selama kampanye Paslon SBS-WT di Desa Umakatahan memang ada gangguan dari oknum-oknum pendukung paslon lain yang sifatnya memicu konflik.

” Kita segera panggil mereka untuk diingatkan supaya tidak membuat kegiatan tandingan disekitar areal kampanye paslon lain supaya tidak memicu konflik”

” Tugas Bawaslu dan Panwascam itu mengamankan kegiatan didalam areal kampanye. Sementara untuk kegiatan diluar areal kampanye kita akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan penertiban agar tidak mengganggu jalannya kampanye” (boni)