Bawaslu Malaka Harus Tegur Penyebar Fitnah dan Hoax Didalam Kegiatan Resmi Kampanye

Bawaslu Malaka bersama Jajarannya di Panwascam dan Desa harus proaktif melakukan tugas pengawasan dan menegur paslon atau tim kampanye Paslon yang suka menyebar fitnah dan hoax saat kampanye.

Pasalnya dalam kampanye Paslon dan tim kampanye Paslon lain suka menyebar fitnah dan hoax yang sangat berpotensi merusak pesta demokrasi yang sementara digelar.

Bawaslu sebagai lembaga yang mengawasi pelaksanaan tahapan pilkada harus bisa mengambil langkah tegas termasuk menegur tim kampanye yang suka menyebar fitnah .

Hal itu disampaikan Ketua Tim Pemenangan Paslon SBS-WT saat menutup kegiatan Kampanye Pertemuan Terbatas Paslon SBS-WT di Uarau Fehan – Desa Raiulun – Kecamatan Malaka Timur – Kabupaten Malaka, Rabu (11/11-2020).

” Saya heran karena dalam setiap kampanye ada tim kampanye Paslon lain yang menyebarkan fitnah dan hoax tetapi didiamkan saja Petugas Panwas yang bertugas”

” Justru yang saya lihat dilapangan saat kampanye Panwascam dan Panwas Desa yang bertugas di lokasi kampanye lebih berperan sebagai kameramen dan photo grapher”

” Ini harus diakhiri karena kampanye itu merupakan salah satu tahapan dalam pilkada yang harus dilakukan sebagai wadah pendidikan politik bagi rakyat”

” Kami minta kepada rakyat Malaka agar tidak mudah percaya dengan orang yang suka fitnah dan jelekkan orang lain tanpa satu dasar yang kuat”

” Kita hidup ini di negara hukum sehingga apapun yang dilakukan harus sesuai koridor hukum yang berlaku” .

” Saya selaku Wakil Ketua Banggar di DPRD Malaka ikut menganggarkan dan membahas dana untuk menunjang tugas-tugas pengawasan Bawaslu sehingga dalam pelaksanaannya harus bertanggung jawab”

” Fungsi pengawasan itu harus dilakukan sesuai ketentuan yang ada sehingga pelaksanaan pilkada tahun ini berkualitas dan bermanfaat untuk rakyat”

Ketua Bawaslu Malaka, Petrus Manek Nahak hingga berita ini diturunkan belum merespon konfirmasi melalui Pesan Whatshap.yang dikirimkan. Saat ditelpon telpon selulernya berada diluar jangkauan ( boni)