SBS Sebut  Kewibawaan Pemerintah Itu  Ada Pada Kesejahteraan dan Kemakmuran Rakyat

Calon Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengatakan kewibawaan pemerintah   bukan terletak   pada  pembangunan kantor bupati  dan rumah jabatan yang megah tetapi terletak pada  kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Bila SBS-WT diberi mandat rakyat maka lebih fokus pada program  yang berkaitan langsung dengan percepatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Kantor Bupati dan rumah jabatan Bupati tidak akan dibangun pada masa kepemimpinan periode kedua.  Kita akan bangun kantor-kantor secara selektif terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik  disesuaikan dengan  kebutuhan dan ketersediaan anggaran.

Hal itu disampaikan  Calon Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam Kampanye Pertemuan terbatas Paslon SBS-WT di Manumutin Barubit -Desa Naimana- Kecamatan Malaka Tengah – Kabupaten Malaka, Sabtu ( 14/11-2020)

Dikatakannya, dalam debat antar kandidat yang digelar KPU Malaka belum lama ini  dirinya secara tegas mengatakan tidak akan membangun kantor Bupati dan rumah jabatan bupati jika terpilih kembali menjadi Bupati Malaka.

” Saya katakan begitu karena Malaka masih tergolong daerah baru sehingga harus ditata secara bagus sesuai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi rakyat”.

” Sangat tidak elok Bupati berkantor di kantor yang mewah sementara rakyat masih susah dalam segala aspek kehidupan. Untuk tanda tangan surat Bupati bisa lakukan dari mana saja termasuk dibawah pohon juga bisa”

” Apalagi dalam Pandemi Covid 19 seperti sekarang  paradigma berkantor itu sudah bergeser ke bekerja dari rumah ( Work from Home) dan saat ini berkembang lagi menjadi work from anywhere”

” Untuk rumah jabatan juga belum mendesak untuk dibangun karena rakyat masih susah. Sangat tidak etis bupati tidur nyaman di rumah mewah sementara rakyatnya susah. Ini yang tidak boleh terjadi”

” Kita tidak bangun rumah jabatan dan kantor Bupati karena uangnya dimanfaatkan untuk bangun jalan raya, urus kesehatan ,  pertanian dan air bersih  serta program lainnya yang dibutuhkan rakyat” (boni)