Polisi Terus Usut Kasus Pengeroyokan Eki Luan dan Lius di Desa Motaulun – Malaka Barat

Aparat Kepolisian Sektor Malaka Barat terus melakukan pengusutan dan penyelidikan kasus pengeroyokan yang diduga kuat dilakukan SA, Cs terhadap dua warga desa Motaulun masing-masing Melkianus Eki Luan (Eki) dan Emanuel Luan (Lius), Jumat (27/11-2020).

Kasus itu masih dalam penyelidikan, masih dilakukan pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti.
Kasus ini sudah dikoordinasikan dengan Kasat Reskrim Polres Malaka untuk memback up pengungkapan kasus itu.
Kedua korban sudah divisum.

Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno melalui Kapolsek Malaka Barat, IPTU I Wayan Budiasa mengatakan hal itu saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu ( 28/11-2020) malam ini.

Dikatakannya, pada hari Jumat tanggal 27 November 2020, sekitar pukul 12.00 Wita bertempat di Dusun Kleik A, Desa Motaulun,Kecamatan – Malbar telah terjadi tindak pidana pengeroyokan yang diduga lakukan oleh terlapor SA terhadap Korban an. MELKIANUS EKI LUAN alias EKI dan EMANUEL LUAN alias LIUS.

Dijelaskannya, kronologis kejadian nya : berdasarkan keterangan dari para korban tersebut diatas bahwa kejadian berawal pada saat korban sedang duduk di halaman depan rumah mereka dan pada saat itu rombongan paket SN-KT yang merupakan Calon Bupati dan calon Wakil Bupati melintas di jalan yang berada didepan rumah para korban dan pada saat itu Korban Lius sambil menonton rombongan tersebut ia membuat vidio dengan menggunakan hand phone miliknya dan pada saat itu terlapor an. SA ,Cs yang tergabung dalam rombongan tersebut bersama puluhan orang lainnya melintas dengan menggunakan mobil dan sepeda motor.

” Melihat para korban sedang berada dihalaman depan rumahnya tersebut terlapor langsung turun dari mobil yang diikuti oleh teman-temannya yang lain dan langsung mendekati para korban sambil menunjuk Korban Eki dengan mengatakan “Eki,Eki kenapa lu,mau apa lu “,

” Setelah mendekati korban Eki pada saat itu SA langsung memukul Eki sebanyak 1 kali yang mengenai pada bagian dada”

” Selanjutnya para terlapor yang berjumlah belasan orang bersama-sama melakukan Pengeroyokan terhadap 2 orang korban tersebut dengan cara bersama-sama memukul,menendang dan melempar para korban dengan menggunakan alat bantu berupa batu dan kayu yang mengenai pada beberapa bagian tubuh 2 orang korban tersebut”

“Pada saat pengeroyokan tersebut juga salah seorang terlapor merampas hand phone milik korban Lius”

” Dengan kejadian tersebut korban Eki menderita bengkak pada tangan kiri, luka pada bagian kepala, bengkak pada bagian kaki kiri dan kanan,sedangkan Korban Lius menderita luka lecet pada bagian bibir atas & bawah,luka gores pada tangan,memar pada siku tangan kiri dan beberapa gigi korban goyang dan retak”

“Lius juga menderita kerugian materi yakni kehilangan hand phone miliknya” (tim/boni)