Bupati Malaka Minta Aparat Negara Jangan Takut Terhadap Preman

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran meminta kepada.aparat keamananan dalam hal ini Polri dibantu TNI supaya jangan ragu dan jangan takut kepada para preman yang mencoba membuat gaduh selama pelalsanaan pilkada tahun ini.

Bupari meminta kepada Aparat Keamanan untuk mengamankan siapapun dia yang membuat gaduh pesta demokrasi ini karena Negara tidak boleh takut terhadap preman.

Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran menjawab pertanyaan wartawan usai pencobolosan di TPS 3 Haitimuk -Malaka – Provinsi NTT, Rabu (9/12-2020).

Dikatakannya, sebagai Kepala Daerah dirinya akan tegas mengambil tindakan tertentu untuk Daerah dan Masyarakat karena hal itu sudah diatur dalam Undang-Undang.

” Tidak boleh ada kegaduhan-kegaduhan karena yang membuat gaduh akan berurusan dengan alat negara, yakni polisi, Jaksa, Pengadilan”.

” Kepada Masyarakat agar setelah melakukan pemungutan suara agar tetap mengawal di TPS masing-masing, sampai perhitungan dan setelah perhitungan tetap mengawal C1 Plano dan C1 yang dimiliki para saksi sampai selesai sehingga tidak menimbulkan saling curiga satu sama lain” .

” Oleh karenanya sekali lagi saya menghimbau agar jangan percaya rumor dan hasutan-hasutan karena kita harus percaya pada penyelenggara sampai pada penetapan KPU” .

” Bagi mereka yang tidak /kurang puas dengan hasil pemilihan silahkan melakukan langkah-langkah hukum sesuai prosedur hukum yang disediakan oleh Negara”.

” Masyarakat harus menerima apa adanya hasilnya setelah perhitungan di TPS dan saksi telah menerima C1 dan KPU melakukan rekapitulasi dan kita sudah tau siapa yang diberi mandat oleh rakyat” (boni/sergy)