Bukti DPT Siluman Didepan Mata – Tinggal Komitmen Bawaslu Menindaklanjuti

Proses hukum terhadap dugaan pelanggaran yang diduga kuat dilakukan KPUD Malaka selangkah lebih maju.

Sesuai jadwal hari ini, Selasa (12/1-2021) Bawaslu Kabupaten Malaka meminta klarifikasi terhadap lima orang saksi.

Sementara itu bukti DPT siluman yang dihimpun untuk memproses kasus itu secara kasat mata sudah didepan mata. Tinggal komitmen Bawaslu bersama Kepolisian dan Kejaksaan menindak lanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku.

Semua bukti sudah ada sesuai hasil sinkronisasi data dan ditemukan ribuan DPT itu termasuk DPT siluman karena tidak tercatat dalam data base Kependudukan.

Hal itu disampaikan Anggota tim Hukum Paslon SBS-WT, Joao Meco kepada wartawan di Betun, Selasa ( 12/1-2020)

Meco mengatakan materi laporan yang disampaikan ke Bawaslu itu jelas terkait DPT siluman yang digunakan KPUD Malaka dalam Perhelatan Pilkada 2020.

” Ini jelas pelanggaran pidana dan tidak bisa dibiarkan karena bisa, menjadi preseden buruk bagi pelaksanaan pilkada kedepan”

” Kasus ini sangat menarik karena termasuk modus baru pelanggaran dalam pelaksanaan pilkada ”

“Jumlah DPT Siluman  yang digunakan dalam pelaksanaan Pilkada Malaka 2020 sesuai perhitungan tim membengkak menjadi 2.532 DPT siluman”.

“Jumlah sebanyak itu diperoleh tim dari hasil perhitungan di 45 desa dari 127 desa di Malaka yang menyebar pada 162 dari 395 TPS di Malaka”

” Kita berharap Gakkumdu yang terdiri dari Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan harus responsif mengungkap kasus ini”

” Sebagai kuasa hukum pelapor siap memberikan dukungan dan data-data penunjang untuk percepatan pengungkapan kasus ini” ( boni)