Banjir Bandang Benenai di Oanmane – Malaka Genangi Ratusan Rumah Warga

Banjir bandang yang terjadi di Desa Oanmane – Kecamatan Malaka Barat – Kabupaten Malaka Provinsi NTT dalam seminggu terakhir menggenangi ratusan rumah warga yang menyebar pada lima dusun di daerah itu.

Selain merendam rumah, banjir bandang itu menggenangi puluhan hektar tanaman pertanian milik masyarakat sehingga berpotensi gagal Panen pada MT 1 tahun ini dan rawan pangan.

Terhadap kondisi itu Pemerintah desa Oanmane sudah melaporkan berbagai persoalan itu ke Pemerintah Daerah melalui Dinas teknis terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kepala Desa Oanmane, Lukas Leky mengatakan hal itu saat dikonfirmasi wartawan di Desa Oanmane- Kecamatan Malaka Barat, Kamis (4/3-2021)

Kades Lukas mengatakan ada lima dusun di desa Oamane yang terdampak banjir bandang Benenai.

” Di Dusun Busabelo
Rumah / KK yang digenangi banjir: sebanyak 67 unit dan lahan yang terendam serta terancam gagal panen sebanyak 12 ha”

” Hal yang sama terjadi di dusun Manuoan, rumah yang tergenang banjir sebanyak 60 unit dan lahan yang terendam serta berpotensi gagal panen sebanyak 5 ha”

” Dusun Sukabilulik terdapat 58 unit rumah yang terendam dan kebun masyarakat yang terancam gagal panen seluas 4 ha”

” Dusun Tiris Marobo terdapat
rumah /KK yang tergenang banjir sebanyak 83 unit dan lahan yang terancam gagal panen sebanyak 5 ha

” Dusun Loo Tiris terdapat rumah / KK yang tergenang banjir sebanyak 52 unit dan lahan yang terancam gagal panen: seluas 4 ha”

Kades Lukas mengatakan pihaknya sudah menyampaikan laporan tertulis kepada pemerintah guna mandapatkan penanganan lebih lanjut sesuai kewenangan yang dimiliki.

Aparat Desa Oamane, Titus kepada wartawan mengatakan selain potensi gagal panen yang berdampak pada ketersediaan pangan masyarakat maka sudah disampaikan dalam laporan itu agar pemerintah bisa menyiapkan bantuan pangan bagi warga.

Dibidang kesehatan kata Titus, perlu diantisipasi potensi wabah penyakit pasca banjir terutama ancaman penyakit seperti Muntaber, ispa, demam berdarah dan berbagai penyakit lainnya.

Terhadap hal ini menurut Titus Dinkes Malaka perlu siapkan obat-obatan untuk mengantisipasi penyakit atau wabah yang mungkin terjadi.

Kalak BPBD Kabupaten Malaka, Gabriel Seran kepada wartawan mengatakan pihaknya sudah menerima laporan tertulis dari Kepala Desa Oanmane diketahui Camat Malaka Barat, selanjutnya akan berkoordinasi dengan dinas teknis terkait untuk penanganan lebih lanjut.( boni)