Akses Pelayanan Publik Ke Kecamatan Botin Leobele – Malaka Lumpuh

Bencana banjir yang terjadi selama satu minggu terakhir di Kabupaten Malaka bukan hanya memporakporandakan harta dan kekayaan masyarakat tetapi juga melumpuhkan akses masyarakat menuju sarana pelayanan publik seperti Puskesmas, Kantot Camat dan sekolah.

Contohnya di Kecamatan Botin Leobele- Kabupaten Malaka- Provinsi NTT semua akses menuju ke Pusat Kecamatan lumpuh total karena banjir, jembatan dan deker yang putus serta rusaknya jalan-jalan raya menuju pusat Kecamatan.

Selanjutnya, dilaporkan pula akses rakyat menuju pusat pelayanan publik di ibu kota Kabupaten Malaka di Betun juga lumpuh karena Jalan dan jembatan rusak serta banjir.

Camat Botin Leobele, Bernadus Bria mengatakan hal itu kepada wartawan, Senin (5/4-2021) malam ini.

Dikatakannya, jalan raya dari arah Utara , Selatan, Timur dan Barat menuju pusat kecamatan Botin Leobele dan Pukesmas Sarina lumpuh. Hal itu bisa terjadi karena jalan-jalannya putus tergerus air hujan yang berkepanjangan dan deker-deker di jalan rusak berat
termasuk Jembatan Koloweuk terbawa banjir.

” Desa Babotin dan Botin Maemina sangat kesulitan ke Puskesmas Sarina dan Kantor Camat Botin Leobele karena dua deker yang menjadi penghubung mengalami kerusakan berat dan tidak bisa dilalui kendaraan”

” Warga Desa Kereana biasanya menggunakan jalur via Numponi saat hujan mulai hari ini tidak bisa lagi dengan putusnya jembatan Koloweuk”

” Masyarakat desa Kereana hanya bisa menunggu banjir reda baru ke pusat pelayanan publik . Kalau dipaksakan bisa membahayakan nyawa warga”

” Ada tiga warga kami di Kereana saat ini jadi korban banjir karena terbawa arus saat menyebarang ”

” Dua orang sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan satunya lagi hingga saat ini masih dalam proses pencarian” ( boni)