Alumni SMAN Harekakae – Malaka Berbagi Kasih Dengan Warga Korban Banjir

Bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Malaka menimbulkan rasa simpati dan empaty dari berbagai elemen masyarakat yang bermukim di Kabupaten Malaka dan diluar Malaka.

Berbagai bantuan disiapkan warga untuk membantu warga Malaka yang terdampak banjir.

Bila dilihat dari jumlah materialnya tentu tidak seberapa nilainya tetapi dilihat dari semangat kebersamaan dan kepedulian untuk urusan kemanusiaan tentu uluran tangan dari para donatur itu patut diapresiasi.

Alumni SMAN Harekakae di Kecamatan Malaka Tengah juga memiliki keprihatinan kepada korban banjir di Kabupaten Malaka.

Dalam dua hari terakhir para alumni SMAN Harekakae blusukan ke lokasi pengungsian warga atau datang langsung menyalurkan bantuan di lokasi bencana.

Ini spirit yang kita bangun dari para Alumni untuk saling membantu antar sesama terutama dalam keadaan bencana seperti sekarang.

Salah seorang anggota Alumni SMAN Harekakae, Magda Jonken
kepada wartawan disela penyaluran bingkisan kasih bagi warga korban banjir di di desa Nai
lera – Kecamatan Malaka Tengah, Selasa (6/4-2021) membenarkan para alumni menyerahkan bingkisan kasih kepada warga korban banjir selama dua hari terakhir.

” Kami sudah menyerahkan bingkisan kasih sejak kemarin bagi warga yang tinggal di penginapan disamping SMPN Tabene,lalu kami lanjutkan hal yang sama di SD Betun 1″

” Hari ini kami para Alumni lanjutkan kegiatan yang sama bagi warga yang tinggal di SD Kletek dan setelah itu kami langsung ke Nailera untuk menyerahkan bantuan door to door”

” Jenis bantuan yang kami salurkan berupa air mineral, makanan berupa roti telur, perlengkanpan mandi seperti sabun, pasta gigi, sikat gigi dan sampo”

” Kami juga mendistribukan bantuan berupa pakian anak dan dewasa untuk meringankan beban warga yang membutuhkan”

” Kami juga distribusikan popok dan minyak kayu putih, susu dan kebutuhan lain untuk kaum wanita”

” Semuanya diatas berkat uluran tangan dari para alumni SMAN Harekakae dan para donatur”

” Harapan kita dengan sedikit saluran kasih ini bisa membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir agar tetap memiliki gairah hidup dan pasca banjir bisa kembali ke rumah untuk memulai aktifitasnya seperti biasa” ( boni)