Pengungsi Banjir Malaka : Siang Bersihkan Rumah, Malam Kembali ke Camp Pengungsian

Para pengungsi akibat bencana banjir Malaka yang menempati beberapa tempat penampungan yang disediakan pemerintah sudah mulai pulang untuk membersihkan rumah dan halaman dari material banjir yang tertimbun saat banjir.

Selama dua hari terakhir para pengungsi terutama laki-laki setiap pagi kembali ke rumahnya untuk membersihkan material banjir yang tertimbun didalam rumah saat bencana dan sore harinya kembali ke Camp pengungsian untuk beristrahat.

Hal itu disampaikan Kalak BPBD Malaka, Gabriel Seran kepada wartawan di Betun, Jumat (9/4-2021).

Kalak Gabriel mengatakan para pengungsi yang berusia produktif memang diizinkan pulang untuk membersihkan rumahnya dari timbunan material banjir sambil menunggu kondisinya normal .

” Pagi-pagi mereka ada warga yang sudah kembali ke rumah dan sore hari kembali ke Camp pengungsian untuk beristrahat”

” Banjir bandang di Malaka memang sudah mulai surut tetapi dampak yang ditimbulkan sangat mengganggu aktivitas warga sehingga harus dipersiapkan sejak dini”

” Penanganan para pengungsi di Camp hingga saat ini berjalan sesuai harapan dan logistik untuk penanganan korban masih memadai”

” Kebutuhan makan, minum serta layanan kesehatan bagi warga tetap dilakukan sesuai standart penanganan bencana”

Terkait bantuan Pemerintah bagi warga yang tidak mau mengungsi menurut Kalak Gabriel tetap dilakukan sesuai hasil pendataan petugas dan kepala desa di lapangan.

” Kita tetap memberikan dorongan kepada Camat dan desa yang terdampak banjir agar terus melakukan pendataan di lapangan terkait kerusakan dan kerugian akibat banjir sebagai dasar untuk melakukan penanganan”

” Bantuan Sosial kepada warga disetiap desa yang terdampak sesuai arahan Pj Bupati Malaka tetap diperhatikan sesuai hasil pendataan di lapangan melalui program tanggap darurat”

” Jumlah pengungsi yang melakukan pengungsian di Camp-Camp yang disiapkan pemerintah hingga Kamis ( 8/4) pukul 17.00 Wita tercatat 5.328 Jiwa” ( boni)