Rumah Warga Rusak Berat Dapat Biaya Pemondokan Sebesar Rp 500 Ribu/Bulan – Dibayar Per Triwulan

Rumah warga yang rusak berat akibat banjir dan bencana alam di Malaka akan mendapatkan Dana Tunggu Harian ( DTH) untuk biaya pemondokan sebesar Rp 500 ribu per bulan dan akan dibayarkan sekali dalam tiga bulan sehingga total DTH yang diterima warga untuk tahap I sebesar Rp 1,5 Juta.

DTH itu bisa diperpanjang lagi tiga bulan kedepan bila rumah yang dikerjakan pemerintah belum selesai dikerjakan.

Sumber dana untuk mendanai program ini dari BNPB Pusat.

Kalak BPBD Kabupaten Malaka, Gabriel Seran mengatakan hal itu saat dikonfirmasi wartawan di Besikama, Senin ( 19/4-2021) malam ini.

Dikatakannya, Dana Tunggu Harian ( DTH) merupakan program Pemerintah Pusat melalui BNPB Pusat dan dialokasikan kepada warga Kabupaten Malaka yang rumahnya rusak berat karena bencana banjir belum lama ini.

” Dana ini diberikan kepada warga yang rumahnya rusak berat termasuk terbawa arus banjir, roboh dan tidak bisa dihuni lagi oleh pemiliknya”

” BNPB Pusat yang langsung menghendel program ini dibantu BPBD Kabupaten Malaka, para relawan dan NGO terutama untuk memverifikasi di lapangan sehingga intervensi program ini benar-benar tepat sasaran”

” Yang pasti tim langsung turun ke setiap rumah untuk verifikasi by name- by address serta NIK dan Kartu Keluarga harus bisa terbaca dalam data based kependudukan”

” Hal itu dimaksudkan supaya bantuan yang diterima warga benar-benar Valid dan dapat dipertanggungjawabkan” ( boni)