Liga 3 Indonesia: Lounching Official Store Maluku FC, Irwan Maulana Targetkan Masuk Liga 2.

Jakarta; Hampir 20 tahun sepak bola di Maluku, nyaris mati suri, terutama Persatuan Sepak Bola Ambon (PSA). Hadirnya sejumlah selebritis dan public figure di Liga Indonesia rupanya menjadi letupan bagi bangkitnya sepak bola Maluku yang selama ini tertidur nyenyak. Mandulnya asosiasi sepakbola dalam memutar roda kompetisi dikarenakan minimnya pembiayaan, karena selama ini banyak Askab/Askot maupun Asprop berharap dana pembinaan yang bersumber dari anggaran daerah. Seiring perkembangan teknologi, sepak bola Indonesia sudah menuju pada industrialisasi yang mampu meningkatkan taraf hidup pemain dan pelatih yang selama ini berada dalam tatanan ekonomi yang minor.

Berbicara sepak bola Indonesia Timur nama Papua dan Maluku merupakan penyumbang pemain yang tak ada matinya. Nama-nama pemain dari dua daerah ini yang selalu menghiasai line up Klub Liga Indonesia maupun Timnas Indonesia. Miris bagi Maluku dengan bertaburan aktor lapangan hijau baik di Klub Liga 1 maupun Tim Nasional, namun tak ada klub kebanggaan orang maluku yang mampu berbicara di level nasional.

Di era Galatama kita dengar nama-nama keren seperti Yongky Kastanya, Yessy Mustamu, Rocky Putirai, Donny Lauperisa, Yance Metmei, Lestaluhu bersaudara dan masih banyak lagi. Anak negeri seribu pulau ini hanya bisa ditandingi mutiara hitam dari Papua. Bedanya Papua punya klub yang mampu berbicara di level nasional sejak era perserikatan hingga Liga Indonesia saat ini.

Menjelang bergulirnya Liga Indonesia para penggiat sepak bola Maluku merasa terpanggil untuk mendorong klub sepak bola di kota Ambon untuk mewarnai Liga Indonesia. 10 klub dibawah bendera Asosiasi Kota Ambon (Askot) akan memutar kompetisi Liga 3 juli-Agustus 2021 untuk menentukan wakil mereka di ajang nasional kelak. Salah satu pendatang baru adalah Maluku FC.

“Hari ini kami melakukan lounching Official Store Maluku FC, Klub ini akan mengikuti Liga 3 Indonesia. Untuk klub dan Manejemen sudah kami lounching di Kota Ambon Januari 2021”, tegas Irwan Maulana penggagas Maluku FC di Rainbouw Cafe, Jakarta Timur.

Irwan Maulana sang penggagas klub yang bermarkas di Kota Ambon sangat optimis tim ini bisa menembus Liga 2 sesuai target yang dicanangkan manejemen. Harga mati Liga 2, begitu pekik, Irwan yang pernah memperkuat PSA Ambon.
“Target kami Liga 2. Berangkat dari Liga 3, musim kedua Liga 2. Saya optimis karena kita sudah mempersiapkan tim sejak Januari 2021. Sudah ada 25 pemain yang kita kontrak dan ini pertama kali di Ambon, semua pemain kita ikat dengan kontrak”, teganya bersemangat.
Suasana lounching yang dihadiri fans Maluku FC di Jakarta, tampak meriah dengan kehadiran mantan pemain Persija Timur, Lourens Fernandez, Agustinus Maufa, Djumiat Ongso, Roy Watu, Bambang, Imron Nahumamuri dan sejumlah artis Maluku yang memakai jersey merah khas Maluku FC.

Manejer Tim Maluku FC Saidna Azhar bin Thaher yang juga pernah memperkuat PS Merpati Galakarya, memaparkan alasan lounching dilakukan di Jakarta, karena banyak masyarakat Maluku di Jabodetabek yang ingin tahu klub yang akan membawa nama orang Maluku di kancah nasional kelak.

“Kami sangat serius membangun sepak bola Maluku, untuk itu ke depan selain klub Maluku FC, akan ada academy sepak bola Maluku yang berbasis di Jakarta. Bagi basodara Ambon yang ingin memiliki jersey Maluku FC silahkan pesan lewat Official Store, jangan beli yang palsu, jersey ini hight quality, ada barkot sehingga kelihatan mana yang original dan yang qualitas KW”, tegas anggota DPRD Kota Ambon. ( fw)