Dewan Markus : Seharusnya Bupati Simon  Hadiri RDP di DPRD Terkait Persoalan Teda Malaka

Redaksi

Seharusnya Bupati Malaka, Simon Nahak menghadiri Rapat Dengar Pendapat ( RDP) bersama anggota DPRD Kabupaten Malaka sesuai agenda yang sudah ditetapkan sehingga persoalan Tenaga Kontrak Daerah ( Teda) di Malaka bisa ada titik terang dan tidak menjadi bahan pertanyaan masyarakat.

Kehadiran Bupati Malaka di DPRD dalam RDP itu tidak bisa diwakilkan kepada Sekda atau yang lainnya karena justru pembekuan Teda itu langsung disampaikan oleh Bupati saat misa Penutupan Bulan Maria akhir bulan Mei lalu di Gua Maria Tubaki – Betun sehingga yang bisa menjelaskan secara detail itu hanya bisa Bupati.

Kalau persoalan Teda ini tidak segera diselesaikan maka akan menjadi bola liar yang sangat berpengaruh bagi percepatan pembangunan di daerah ini.

Anggota DPRD Fraksi Partai Golkar, Markus Baria Berek mengatakan hal itu kepada wartawan, Senin (7/6-2021).

Markus mengatakan dirinya sangat menyesalkan ketidakhadiran Bupati Malaka, Simon Nahak dalam RDP yang digelar di Dewan hari ini padahal dengan kehadiran Bupati bisa mengeliminir persoalan yang dihadapi serta bisa mengakhiri polemik di masyarakat terkait Teda.

” Perlu dicatat bahwa Teda itu keberadaannya juga merupakan hasil keputusan bersama Pemerintah dan DPRD melalui sidang Paripurna Dewan dan penganggarannya juga ditetapkan melalui Rapat APBD tahun 2021 antara pemerintah dan DPRD”

” Jadi kalau mau dibekukan juga harus dibicarakan bersama antara pemerintah dan dewan sebagai mitra sehingga tidak menjadi bahan pertanyaan masyarakat dan terlebih tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat”

” Yang kita ketahui pembekuan teda itu baru sebatas informasi lisan dari Bupati saat misa Penutupan Bulan Maria di Gua Tubaki dan hingga saat ini saya belum melihat ada SK pembekuan secara tertulis dari Bupati”

” Selaku anggota Dewan saya juga sudah memonitoring di lapangan terutama dibidang pelayanan kesehatan sangat terganggu dan dibidang pendidikan terutama guru-guru kontrak yang diberhentikan sangat mengganggu aktivitas Belajar Mengajar di Sekolah”

” Kita meminta Pemerintah memberi perhatian lebih untuk penyelesaian masalah ini sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu”

Sekda Malaka, Donatus Bere dihadapan anggota Dewan di ruang sidang DPRD Malaka hari ini mengatakan Bupati Malaka, Simon Nahak berhalangan hadir dalam RDP yang digelar Dewan karena menghadiri acara panen raya lombok di Kecamatan Wewiku.

Seperti diberirakan sebelumnya Bupati Malaka, Simon Nahak membekukan ribuan teda di Malaka karena keberadaan teda menyedot anggaran daerah yang cukup besar yakni kurang lebih Rp 57 Miliyard/tahun.

Menurut Bupati Simon, anggaran Teda itu akan dimanfaatkan untuk mendanai program- program prioritas Bupati sesuai apa yang sudah dijanjikan saat kampanye. ( boni)