Tiba di Tanah Air, Timnas Panahan Indonesia Lakukan Karantina Mandiri

Timnas Panahan Indonesia telah tiba di Jakarta usai mengikuti prakualifikasi Olimpiade di Paris, 17 – 21 Juni 2021. Setiba di tanah air, pasukan Merah Putih harus melakukan karantina mandiri terlebih dahulu.

Menumpang Pesawat SQ 956. Riau Ega dkk tiba di tanah air, Rabu (23/06/21) pukul 10.10 wib. Rombongan disambut Ketua Umum PB Perpani Illiza Sa’duddin Djamal, Manejer Timnas Olimpiade Ikhsan Ingratubun, SE,SH dan sejumlàh pengurus Perpani. Penyambutan dilakukan dengan pengalungan Medali Merah Putih kepada atlit, di ruang kedatangan Bandara Soetta.

Usai penyambutan rombongan dengan menggunakan Bis yang telah disiapkan PB Perpani langsung menuju Hotel Aryaduta, Semanggi untuk menjalani karantina di Hotel. Selanjutnya usai karantina, tim akan langsung berlatih untuk mempersiapkan diri menuju Olimpiade Tokyo.

Kita bersyukur dengan tambahan tiket di nomor beregu putra Indonesia bisa turun di nomor perorangan putra, putri, beregu putra dan nomor campuran, ada harapan bagi panahan di Olimpiade nanti”, tegas Illiza di Bandara Soeta

Karantina maandiri dilakukan sesuai aturan pemerintah Indonesia yang mengharuskan setiap orang harus melakukan karantina setibanya dari luar negeri.

Dari informasi yang kami peroleh selama di Paris rombongan Indoesia telah melakukan 3 kali tes PCR, bahkan dalam perjalanan dari Hotel ke Bandara keberangkatan, kita mendapat attensi dari protokol KBRI. Dari Hotel, tiba di Bandara, tim langsung diarahkan menuju pesawat, jadi insya Allah aman, tegas Ikhsan.

“Nanti setibanya di Jakarta, atlit, pelatih dan official langsung menjalani karantina mandiri di Hotel sesuai aturan pemerintah. Selama di Paris tim telah 3 kali melakukan swab test PCR,” kata Manejer Timnas Ikhsan Ingratubun didampingi pimpinan rombongan Infithar Fajar Putra.

Meski harus melakukan karantina mandiri, kondisi atlit Panahan Indonesia pun dinilai baik. Bahkan dalam keadaan karantina semua pemain tetap berlatih meski berada di kamar. “Alhamdulillah kami semua dalam kondisi baik setiba di Indonesia. Nanti selama karantina kami tetap menjaga kondisi dengan melakukan latihan mandiri di kamar,” ucap Coach Permadi Sandra Wibowo.

Dari kualifikasi Olimpiade di Paris, tim panahan putra berhasil menggondol 1 tiket tambahan, sedangkan tim putri mampu bertahan hingga babak 8 besar.

Event Paris sudah selesai, hasilnya juga seperti yang kita ketèhui ada penambahan 1 tiket untuk beregu putra. Selanjutnya kita akan lakukan evaluasi dan mempersiapkan tim ke Tokyo, ungkap Defrizal Siregar, Wakabid Binpres PB Perpani yang juga menjabat Sekretaris Satgas Olimpiade,di Bandara Soeta.

Menurut rencana, NOC akan memberangkatkan kontingen Indonesia menuju Tokyo tanggal 18 Juli 2021, 5 hari sebelum pelaksanaan Olimpiade tanggal 23 Juli – 9 Agustus 2021. ( fw)