Polres Malaka Harus Berani Ungkap dan Tangkap Pelaku Pungli di SPBU dan APMS Nakal  di Malaka

Jajaran Kepolisian Resort Malaka harus berani mengungkap dan menangkap pelaku Pungli saat pembelian BBM di SPBU dan APMS di Kabupaten Malaka karena selain melanggar aturan, juga merugikan rakyat banyak.

Selain itu Pemerintah juga harus memanggil Pemilik SPBU dan APMS untuk koordinasikan agar tidak terjadi pungli di SPBU dan APMS saat pembelian BBM termasuk pembelian dengan menggunakan jerigen.

Hal itu dimaksudkan supaya tidak terjadi mafia BBM di Kawasan Perbatasan negara dan pengambilan BBM juga harus sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal itu disampaikan Pemuda Malaka, Paulus Jobul kepada wartawan di Besikama – Malaka Barat- Kabupaten Malaka, Kamis ( 15/7-2021).

Paulus mengatakan urusan BBM itu sangat vital karena menyangkut hajat hidup orang banyak sehingga harus diawasi agar tidak disalahgunakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

” Kalau memang benar petugas nosel tarik Rp 10 ribu/ jergen dari pembeli itu tidak boleh karena termasuk pungli. Polisi harus melihat sebagai sebuah pelanggaran yang harus diusut supaya pelakunya jera dan tidak berbuat lagi”

” Kita juga meminta kepada Pemerintah agar memanggil pemilik SPBU dan APMS supaya koordinasikan agar praktek pungli di SPBU harus diakhiri termasuk pembelian BBM dengan Jergen harus diatur supaya tertib”

” Untuk pembelian BBM dengan jerigen setahu saya sudah diatur dengan Perbub sehingga tinggal dilihat kembali dan dipedomani”

Warga Malaka Tengah lainnya, Jhon kepada wartawan meminta supaya polisi menertibkan oknum-oknum petugas di SPBU dan APMS nakal yang lakukan pungli saat pengisian BBM.

” Apapun alasannya pungli dilarang karena menyusahkan rakyat sehingga harus ditertibkan dan polisi tolong jangan diamkan hal itu”

” Pemerintah melalui bagian ekonomi juga harus tertibkan penjual BBM eceran disekitar wilayah SPBU dan APMS untuk menghindari kelangkaan BBM di Malaka”

” Itu maksudnya apa kog disepanjang SPBU dan APMS ada penjual BBM padahal ada SPBU
. Itu sama saja dengan orang bangun kios didalam toko/supermarket dan hal itu jangan sampai terjadi karena sangat merugikan rakyat”

Kapolres Malaka dan Bagian Ekonomi Setda Malaka hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi. ( boni)